Polresta Samarinda Garis Polisi Tambang Diduga Ilegal di Lempake

Busam ID
Polisi memasang garis polisi di lokasi tambang diduga ilegal di kawasan Samarinda Utara. (Foto by Reskrim Polresta Samarinda)

Samarinda, Busam.ID – Polresta Samarinda memasang garis polisi di lokasi tambang ilegal di spot venue dayung dan area perumahan Joyo Mulyo, Kelurahan Lempake, Kecamatan Samarinda Utara. Ini merupakan tindak tegas dari Kapolresta Samarinda, Kombes Pol ary Fadli untuk menindak kegiatan penambangan ilegal yang meresahkan masyarakat sekitar.

Ary Fadli melalui Kasat Reskrim Kompol Ferry Putra Samudro membenarkan terkait pemasangan garis polisi tersebut. “Kemarin sudah dipasang garis polisi,” terang Ferry, Selasa (2/4/2024).

Menurutnya, saat dilakukan pemasangan garis polisi, petugas sudah tidak menemukan adanya aktivitas penambangan di lokasi tersebut.

“Mungkin sudah ramai dalam pemberitaan, sehingga saat kami cek malamnya yang ada hanya sisa-sisa galian, kalau alat beratnya maupun tumpukan batu bara sudah tidak ada dan tidak ada yang terlihat kerja di lokasi itu,” jelasnya.

Ferry menyebut, penindakan pemasangan garis polisi sudah dilakukan beberapa hari yang lalu. Namun pihaknya tetap akan melakukan penyelidikan terkait pelaku penambangan didua lokasi tersebut.

“Kami akan mengumpulkan keterangan sejumlah saksi termasuk pemilik tanah, Tamin juga akan kami mintai keterangan,” ulasnya.

Hanya saja, jika tidak menemukan barang bukti, ia mengaku tidak bisa melakukan proses hukum lebih lanjut. “Mungkin sementara sifatnya hanya indikasi saja, laporannya kalau ilegal mining kita harus memliki bukti seperti ditemukannya alat serta aktifitas coal getting di lokasi tersebut. Kalau sekedar menggali tanah saja belum bisa dibilang ilegal,” kata Ferry. (zul)
Editor: M Khaidir

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *