21 Adegan Rekonstruksi Ungkap Duel Parang Berujung Maut di Bantuas

Busam ID
Adegan rekonstruksi kasus penganiayaan yang menewaskan BA digelar di halaman Polsek Palaran, Selasa (9/6/2026). Foto by Zulkarnain

Samarinda, Busam.ID – Polsek Palaran menggelar rekonstruksi kasus penganiayaan yang menewaskan BA di Kelurahan Bantuas, Kecamatan Palaran. Sebanyak 21 adegan diperagakan untuk mengungkap detik-detik peristiwa berdarah yang terjadi 10 Mei 2026 sekitar pukul 02.30 Wita.

Dari hasil rekonstruksi, Selasa (9/6/2026) polisi menyimpulkan korban datang bersama sejumlah rekannya dan diduga hendak melakukan pencurian. Namun aksi tersebut belum sempat terlaksana setelah dipergoki petugas keamanan perusahaan atau wakar yang berjaga malam.
Kanit Reskrim Polsek Palaran, Ipda Bambang Subagio, menjelaskan salah satu rekan korban menunggu di atas perahu, sementara korban, BA dan rekannya berada di lokasi yang diduga menjadi sasaran pencurian.

Saat kepergok, BA berupaya melarikan diri dan menyerang salah seorang wakar bernama AH menggunakan parang. Serangan itu berhasil dihindari sebelum AH membalas dengan sabetan yang mengenai lengan kanan korban.
“Luka yang dialami cukup besar sehingga korban menjadi lemas dan terjatuh. Setelah itu tidak ada lagi sabetan berikutnya,” kata Bambang.

Korban kemudian diamankan oleh para wakar, sementara pelaku lainnya melarikan diri. Proses evakuasi yang terkendala medan sungai memakan waktu lebih dari 1 jam. Korban sempat dipindahkan dari speedboat ke perahu ketinting sebelum dibawa menuju daratan.

Namun setibanya di kawasan Bukuan, korban dinyatakan telah meninggal dunia. Ambulans yang sebelumnya sudah bersiaga pun batal membawa korban ke fasilitas kesehatan.

Rekonstruksi tersebut dilakukan dengan mencocokkan keterangan para saksi dengan berita acara pemeriksaan yang telah dikumpulkan penyidik guna melengkapi berkas perkara. (zul)
Editor: M Khaidir

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *