Terungkap dari Bau Menyengat, Pria Tuna Wicara Ditemukan Meninggal di Dalam Rumahnya

Busam ID
Proses evakuasi jasad Ardiansyah usai ditemukan dalam kondisi sudah mengeluarkan aroma tidak sedap di rumahnya, Jalan Gunung Lingai, Minggu (29/3/2026) malam. Foto by Zulkarnain

Samarinda, Busam.ID – Warga Jalan Gunung Lingai, Gang Musyawarah, Kelurahan Gunung Lingai, Kecamatan Sungai Pinang, digegerkan dengan penemuan sesosok pria yang telah meninggal dunia di dalam rumahnya, Minggu (29/3/2026 malam). Korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan setelah diduga meninggal selama beberapa hari.

Penemuan ini bermula dari kecurigaan keluarga yang sudah beberapa hari tidak melihat korban, Ardiansyah (sekitar 53 tahun), beraktivitas seperti biasanya. Aroma tak sedap yang tercium dari dalam rumah semakin menguatkan kecurigaan tersebut.

Adik korban, Hermansyah, mengaku terakhir kali bertemu sang kakak Selasa (24/3/2026) lalu. Setelah itu, korban sempat terlihat meminta air Kamis (26/3/2026), namun sejak saat itu tidak pernah lagi terlihat.

Merasa ada yang janggal, keluarga akhirnya memutuskan untuk mendobrak pintu rumah. Saat masuk, korban ditemukan dalam posisi telentang di dalam ruangan, sudah dalam kondisi membusuk.
“Biasanya ketemu terus, tapi beberapa hari ini tidak kelihatan. Pas didobrak, sudah tergeletak,” ungkap Hermansyah dengan nada sedih.

Menurut pihak keluarga, korban diketahui tidak memiliki riwayat penyakit serius. Namun dalam beberapa bulan terakhir, korban hidup seorang diri setelah ditinggal istrinya.

Sementara itu, petugas dari Polresta Samarinda yang datang ke lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara.
unit Pamapta III, AIPTU Joko Wahyudi mengatakan, berdasarkan laporan warga, korban diperkirakan telah meninggal dunia sekitar 4 hari sebelum ditemukan.

“Dari hasil pemeriksaan awal tim Inafis, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Dugaan sementara korban meninggal karena sakit atau kemungkinan serangan jantung,” jelasnya.
Korban diketahui merupakan penyandang tuna wicara dan tinggal seorang diri tanpa pendampingan keluarga.

Selanjutnya, jenazah korban dievakuasi ke RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda untuk proses penyelidikan lebih lanjut guna memastikan penyebab pasti kematian. (zul)
Editor: M Khaidir

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *