Samarinda, Busam.ID – Penanganan sampah selama momentum Idulfitri 1447 Hijriah di Kota Samarinda dinilai berjalan terkendali meski terjadi peningkatan volume.
Asisten II Sekretariat Kota Samarinda, Marnabas Patiroy, mengatakan, evaluasi dilakukan setelah masa Lebaran untuk memastikan efektivitas pengelolaan sampah di tengah tingginya aktivitas masyarakat.
“Secara umum pelaksanaan pengelolaan sampah berjalan dengan baik karena melibatkan berbagai perangkat daerah,” ujarnya, Selasa (24/3/2026).
Ia menyebut, sebelum Lebaran pemerintah telah mengantisipasi lonjakan sampah melalui surat edaran yang mengatur pola pembuangan sejak H-1 hingga dua hari setelahnya. “Namun, terdapat 23 titik yang masuk dalam kategori prioritas penanganan,” katanya.
Penanganan di lapangan melibatkan sejumlah instansi seperti Dinas Lingkungan Hidup, PUPR, BPBD, hingga jajaran kecamatan dan kelurahan.
Pengawasan juga diperketat di kawasan rawan seperti jalur Ring Road guna mencegah penumpukan sampah.
Marnabas menegaskan, kesadaran masyarakat masih menjadi faktor penting, terutama dalam mematuhi jadwal pembuangan sampah yang telah ditetapkan. Menurutnya, waktu pembuangan sampah telah diatur mulai pukul 18.00 hingga 06.00 Wita.
“Pelanggaran oleh satu pihak kerap diikuti oleh pihak lainnya, karena itu kami mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan kota,” pungkasnya. (uca)
Editor: M Khaidir


