Samarinda, Busam.ID — Para pengunjung mengeluhkan ketersediaan air bersih di toilet Rest Area tol Samarinda-Balikpapan yang kerap mati atau tidak tersedia. Itu kemudian mengganggu kenyamanan pengguna jalan, terutama saat momentum mobilitas tinggi.
Salah satu puncak keluhan terjadi, Selasa (24/3/2026), ketika air bersih dilaporkan tidak tersedia, termasuk untuk kebutuhan untuk berwudhu. Situasi itu menyulitkan pengunjung, khususnya umat Muslim, yang ingin menunaikan ibadah di sela perjalanan.
Sejumlah pengguna menyebut, persoalan itu bukan kali pertama terjadi. ‘Selain air yang sering mati, kondisi kebersihan toilet juga dikeluhkan karena kurang terawat,” terang salah seorang warga yang tidak mau disebutkan namanya.
Pengelola rest area pun didesak segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem penyediaan air bersih. Perbaikan infrastruktur, pemeliharaan rutin, serta pengawasan operasional menjadi langkah penting agar layanan tetap optimal.
Selain itu, keberadaan standar operasional prosedur (SOP) yang jelas dan petugas siaga dinilai krusial untuk memastikan setiap kendala teknis dapat ditangani dengan cepat. (zul)
Editor: M Khaidir


