Samarinda, Busam.ID – Perkembangan terbaru kasus mutilasi yang menggemparkan warga Samarinda mengarah 1 sosok kunci. Seorang perempuan berinisial R kini diduga kuat sebagai dalang utama di balik peristiwa tersebut.
Kapolresta Samarinda, Hendri Umar, mengungkapkan peran tersangka perempuan tersebut sangat dominan dalam keseluruhan rangkaian kejadian.
“Dia (tersangka R) yang menyusun rencana, menyiapkan tempat, hingga menentukan lokasi pembuangan. Semua diatur oleh dia,” ujarnya, Selasa (24/3/2026).
Menurutnya, skenario yang dijalankan tidak bersifat spontan, melainkan telah dipersiapkan sebelumnya. Lokasi kejadian bahkan disebut telah ditentukan lebih awal untuk mempermudah pelaksanaan dan menghilangkan jejak.
Sementara itu, tersangka lainnya berinisial J alias W diduga hanya bertindak sebagai eksekutor di lapangan.
“Perannya lebih ke pelaksana. Yang mengatur semua ini adalah si perempuan tersebut,” tegasnya.
Meski demikian, hubungan antara kedua tersangka masih menjadi misteri. Keduanya mengaku hanya saling mengenal dan tidak memiliki hubungan khusus, termasuk membantah isu perselingkuhan yang sempat beredar.
Di tengah pendalaman kasus, polisi juga menemukan 2 saksi kunci yang memperkuat konstruksi perkara. Keduanya merupakan anak di bawah umur yang secara langsung mengetahui peristiwa tersebut.
Keterangan saksi ini dinilai krusial dalam mengungkap bagaimana rencana itu dijalankan hingga berujung tindakan kejahatan.
Selain itu, penyidik juga akan melakukan pemeriksaan kejiwaan terhadap para tersangka guna memahami kondisi psikologis mereka saat merancang dan menjalankan aksi tersebut.
Kasus ini masih terus dikembangkan untuk mengungkap secara utuh latar belakang, motif, serta peran masing-masing pelaku dalam peristiwa yang menyita perhatian publik tersebut. (zul)
Editor: M Khaidir


