Samarinda, Busam.ID – Proyek Driving Range atau tempat latihan golf senilai Rp61,8 miliar di Samarinda disebut telah rampung 100 persen. Namun hingga kini, fasilitas olahraga berteknologi digital tersebut belum juga bisa dimanfaatkan.
Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Samarinda, Muslimin, memastikan seluruh pekerjaan fisik maupun kelengkapan alat sudah selesai. Termasuk perangkat elektronik penghitung poin yang diklaim mengadopsi teknologi terbaru dari Korea Selatan.
“Sudah selesai. Alat-alat lengkap semua, termasuk monitor dan perangkat elektronik untuk perhitungan poin,” ungkap Muslimin, Senin (23/2/2026).
Meski demikian, menurut Muslimin operasionalnya belum berjalan karena masih menunggu arahan Wali Kota. Opsi pengelolaan masih dibahas, apakah akan ditangani Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) atau dikerjasamakan dengan pihak ketiga maupun PT DO.
“Kami masih menunggu arahan Bapak Wali Kota. Apakah dikelola UPTD atau kerja sama pihak ketiga,” tandasnya. (uca)
Editor: M Khaidir


