Samarinda, Busam.ID – Para pegawai Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Samarinda yang berjumlah 443 orang menjalani tes urine, Selasa (26/8/2025). Kegiatan merupakan bagian dari program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) yang digelar secara rutin.
Kasat Pol PP Samarinda, Anis Siswantini, mengatakan kegiatan itu penting untuk memastikan seluruh personel bebas dari narkoba sekaligus menjaga kesiapan mereka saat bertugas di lapangan.
“Tes urine diikuti 443 pegawai. Kalau ada indikasi, sesuai aturan PNS akan diarahkan ke rehabilitasi, bukan diberhentikan. Prinsip kami adalah pembinaan, karena yang terdampak bukan hanya anggota, tapi juga keluarganya,” ujarnya.
Anis menekankan, tes urine dan sosialisasi P4GN menjadi upaya deteksi dini sekaligus edukasi. “Satpol PP harus menjadi contoh. Kami ingin anggota tetap sehat, siap, dan bisa melaksanakan tugas dengan baik,” tambahnya.
Sementara itu, Bidang Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat BNNK Samarinda, Rinadya Kartikasari Haryana, menyebut, kegiatan tersebut sudah berjalan 2 tahun berturut-turut.
“Ini bukan hanya tanggung jawab Satpol PP, tapi seluruh instansi pemerintah juga harus aktif. Sosialisasi bisa dilakukan secara mandiri, tidak harus menunggu BNN. Yang terindikasi sebagai pengguna tidak akan dijerat hukum, tapi difasilitasi rehabilitasi gratis sesuai amanat Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009,” jelasnya.
BNNK Samarinda berharap, metode rehabilitasi yang dijalankan dapat memulihkan penyalahguna dalam kurun waktu 3 hingga 6 bulan sehingga bisa kembali beraktivitas normal di masyarakat. (zul)
Editor: M Khaidi


