Samarinda, Busam.ID – Niat mulia sekelompok remaja di Samarinda membangunkan warga bersahur berakhir tragis. Salah seorang dari mereka menjadi korban penganiayaan brutal oleh pria tak dikenal hingga mengalami luka serius di bagian wajah.
Kapolsek Sungai Kunjang, AKP Ning Tyas Widyas Mita, mengungkapkan, kejadian bermula saat korban bersama rekan-rekannya tengah berkumpul (nongkrong) menunggu waktu yang tepat untuk berkeliling membangunkan sahur. Namun, tanpa alasan yang jelas, pelaku berinisial SN (24) muncul tiba-tiba dari arah belakang.
“Pelaku langsung melayangkan pukulan menggunakan balok kayu ke arah mulut korban, lalu melarikan diri dari lokasi kejadian,” ujar Ning Tyas, Senin (23/2/2026).
Akibat hantaman keras benda tumpul tersebut, korban harus menanggung luka permanen. Berdasarkan hasil visum, korban mengalami patah gigi sebanyak 5 butir, bibir bagian bawah pecah, serta luka lecet di pipi kanan.
Tak butuh waktu lama bagi Unit Opsnal Polsek Sungai Kunjang melacak keberadaan pelaku. Setelah melakukan penyelidikan intensif, SN berhasil diringkus, Jumat (20/2/2026) malam.
“Pelaku sudah kami amankan di Mako Polsek Sungai Kunjang untuk proses hukum lebih lanjut,” tegas Ning Tyas.
Atas tindakan kejinya terhadap anak di bawah umur, SN kini terancam hukuman berat. Polisi menjerat tersangka dengan Pasal 80 UU No. 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas UU Perlindungan Anak, Juncto Pasal 466 KUHP (UU No. 1 Tahun 2023). (zul)
Editor: M Khaidir


