KSOP Siapkan Pemanduan Kapal 24 Jam di Sungai Mahakam

Busam ID
Kapal yang melintas di Sungai Mahakam. Foto by Uca/Busam.Id

Samarinda, Busam.ID – Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Samarinda menyiapkan sistem pemanduan kapal 24 jam di Sungai Mahakam menyusul insiden kapal tongkang menyenggol Jembatan Mahulu pekan lalu.

“Nanti disesuaikan dengan kajian teknisnya. Pengolongan tidak hanya diatur saat air pasang, tapi juga saat air memungkinkan yang artinya, 24 jam kapal bisa lewat, tapi dengan kajian teknis,” ujar Kepala KSOP Samarinda, Mursidi, Rabu (28/1/2026).

Menurutnya selama ini, senggolan kapal bukan hanya faktor teknis. Kapal menumpuk karena jam pemanduan dibatasi, sehingga terpaksa bertambat di buoy yang tidak direkomendasikan.

“Kondisi itu meningkatkan risiko. Tali tambat bisa putus, kapal hanyut, dan akhirnya menyenggol jembatan. Insiden di Mahulu ini salah satu dampaknya. Kalau kapal bisa lewat kapan saja maka terurai otomatis,” jelasnya.

Ia menyebut, KSOP akan menambah kapal tunda sebagai pengawal dan menerapkan fender hidup agar tongkang tetap di jalur aman saat melintas di bawah jembatan. Sekitar 10–18 titik buoy yang bermasalah sebelum Jembatan Mahulu juga bakal ditertibkan.

Selain itu, KSOP juga membentuk posko bersama aparat penegak hukum untuk penertiban bertahap, serta membuka peluang bagi Badan Usaha Pelabuhan (BUP) mengelola area labuh resmi.

“BUP bisa mengajukan permohonan pengelolaan tempat labuh sesuai ketentuan yang berlaku,” tuturnya.

Sebagai informasi, kejadian jembatan ditabrak ini menjadi yang ketiga dalam beberapa bulan terakhir. KSOP memastikan kapal yang terlibat siap bertanggung jawab dan fender yang rusak akan dibangun kembali.

“Besaran ganti ruginya akan dihitung. Kebijakan tetap berlayar berjalan, dengan penambahan eskor dan asistensi sebagai pengganti fender yang rusak agar kejadian serupa tidak terulang,” tutupnya. (uca)
Editor: M Khaidir

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *