Samarinda, Busam.ID – Setiap kelurahan di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) memiliki tantangannya masing-masing dalam mengembangkan sektor pertanian. Seperti yang diungkapkan oleh
Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kelurahan Maluhu Kecamatan Tenggarong, Rosita.
Ia mengungkapkan sektor pertanian di wilayah tersebut tengah menghadapi tantangan akibat masalah sistem pengairan. Saat ini, sebagian besar lahan pertanian di Maluhu masih mengandalkan sistem tadah hujan, yang menyebabkan penurunan produksi, terutama di musim kemarau.
“Memang saat ini kami mengalami penurunan produksi karena masalah pengairan. Namun, saat ini kami sedang melakukan pembenahan terhadap saluran irigasi untuk mengatasi kendala tersebut,” ujar Rosita saat dihubungi melalui saluran selulernya, Selasa (26/11/2024).
Sebagai langkah konkret untuk mengatasi masalah ini, pemerintah dan pihak terkait berencana membangun sumur bor di lima titik strategis. Fasilitas ini diharapkan mampu menjadi sumber air yang lebih andal bagi para petani, terutama saat hujan tidak mencukupi kebutuhan irigasi.
“Kedepannya, juga akan dibangun sumur bor di lima titik. Ini menjadi solusi jangka panjang agar lahan pertanian bisa terus produktif,” tambah Rosita.
Ia menjelaskan bahwa perbaikan saluran irigasi dan pembangunan sumur bor adalah bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan ketahanan pangan dan kesejahteraan petani di Kelurahan Maluhu. Sistem irigasi yang lebih baik diharapkan dapat mendorong produktivitas hasil pertanian sekaligus mengurangi ketergantungan pada kondisi cuaca.
Rosita juga menekankan pentingnya kolaborasi antara petani, pemerintah, dan penyuluh dalam memaksimalkan potensi pertanian di wilayah tersebut. Dukungan dari berbagai pihak diperlukan untuk memastikan keberhasilan program ini.
“Kami berharap dengan pembenahan ini, produksi pertanian dapat kembali meningkat. Petani juga diimbau untuk terus bekerja sama dalam menjaga dan memanfaatkan fasilitas yang akan dibangun,” tutupnya.
Dengan langkah-langkah perbaikan yang dilakukan, Kelurahan Maluhu optimis dapat mengatasi tantangan di sektor pertanian dan memberikan kontribusi positif bagi pembangunan pangan di Kabupaten Kukar. (bing/adv/distanakkukar)
Editor: Lisa


