Mangrove Kaltim Kian Tergerus, Pemprov Perkuat Peran KKMD

Busam ID
Foto bersama usai acara Hari Mangrove sedunia. Foto by Uca/Busam.id

Samarinda, Busam.ID – Pemprov Kaltim mengoptimalkan peran Kelompok Kerja Mangrove Daerah (KKMD) untuk mempercepat upaya penyelamatan ekosistem mangrove yang kian tergerus.

Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji, mengatakan KKMD sudah dibentuk melalui SK Gubernur sebagai wadah koordinasi lintas sektor. “KKMD memiliki mandat untuk melakukan identifikasi, inventarisasi, sekaligus menyusun data dasar mengenai kondisi mangrove. Data ini akan menjadi acuan dalam langkah restorasi maupun penyelesaian persoalan di lapangan,” ujarnya, Selasa (26/8/2025).

Ia menyebut luasan mangrove Kaltim yang pada 1970-an mencapai 950 ribu hektare kini tersisa sekitar 240 ribu hektare. Kondisi di Kukar juga mengecil drastis, dari 50 ribu hektare pada 1994 menjadi hanya 3 ribu hektare.

Menurut Seno, penyusutan ini dipicu alih fungsi lahan, tambang, pembukaan pemukiman, hingga budidaya tambak yang belum ramah lingkungan. Karena itu, KKMD akan fokus pada penanganan alih fungsi lahan, peningkatan rehabilitasi, tambak berkelanjutan, serta pengembangan mata pencaharian masyarakat.

“Pengelolaan mangrove bukan hanya untuk mencegah abrasi, tetapi juga membuka peluang perdagangan karbon guna mendukung pembangunan daerah,” tutupnya. (uca/adv/diskominfokaltim)
Editor: M Khaidir

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *