Lagi Korban Hilang di Sungai Diduga Disambar Buaya
Kukar, Busam.ID –Orang hilang di sungai, diduga disambar buaya kembali terjadi. Kali ini kejadian di Sungai Bumbung Kecamatan Anggana Kabupaten Kukar, di mana korbannya seorang nelayan yang tengah memeriksa jaring ikannya.
Kejadian dilaporkan Rabu (15/2/2023) pagi sekira pukul 07.00 WITA. Saat itu Korban bernama Aspriansyah (41) bersama seorang temannya Toni (44), tengah memeriksa jaring ikan yang mereka tebar pada Selasa (14/2/23) sore, atau semalam sebelumnya.
Keduanya saat itu turun ke sungai menggunakan perahu ketinting masing-masing. Setibanya di lokasi, keduanya mengayuh pencar. Sebab jarak jala yang dipasang keduanya selisih sekitar 100 meteran.
Salah seorang warga yang tinggal di sekitar lokasi kejadian, Rusdiana, menceritakan awalnya Toni dan Aspriansyah turun ke sungai menggunakan perahu ketinting masing-masing. Menurut Rusdiana, keduanya memang bermata pencaharian sebagai nelayan di Sungai Bumbung Kecamatan Anggana, sehingga mesti bermodalkan ketinting dan jaring untuk dapat mengais rezeki sumber kehidupan.
“Awalnya mereka berdua turun ke sungai sehari sebelumnya, Selasa (14/2/23) siang, kira-kira pukul 13.00 Wita. Sampai di sungai lokasi menjala biasanya itu pas Ashar, kira-kira pukul 15.30. Mereka kemudian menebarkan jalanya di lokasi berbeda jarak 100 meteran. Selesai memasang jala, keduanya saling mendatangi lalu mengayuh perahunya ke muara Sungai Bumbung untuk beristirahat. Mereka membiarkan jala itu semalaman. Paginya Rabu (15/2/23) mereka kembali turun ke lokasi untuk menarik jala yang sudah terisi ikan. Sebenarnya itu sudah biasa dikerjakan para nelayan di sungai ini,” terang Rusdiana.
Korban dan temannya Toni yang menjadi saksi kejadian ini, diperkirakan turun ke sungai saat hari masih gelap, supaya mereka bisa sampai di lokasi pagi sekitar jam 7-an.
“Pada saat memeriksa jaring itu, selanjutnya saksi tidak lagi bertemu korban. Memang mereka berdua saling mendatangi bilamana salah seorang sudah selesai lebih dulu dengan kegiatannya. Saat saksi sudah selesai menarik jalanya dan mendapati korban belum juga datang, ia lalu berinisiatif mengayuh ke lokasi korban menebar jala. Sesampainya, saksi tidak mendapati korban di perahunya, lalu memanggil nama korban berulangkali,” imbuh Rusdiana menceritakan.
Tidak berselang lama, saksi melihat buaya yang melintas di sekitar perahu korban dan melihat topi yang dikenakan korban mengapung di atas air.
Yakin korban disambar buaya, saksi kemudian meninggalkan lokasi kejadian dan meminta warga untuk menghubungi keluarganya agar melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Anggana dan Sapolairud Polres Kukar.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Balikpapan, Melkianus Kotta mengatakan setelah menerima informasi terhadap dugaan orang hilang disambar buaya sekira pukul 21.20 Wita, pihaknya lantas mengerahkan unit Siaga SAR Samarinda untuk membantu proses pencarian korban.
“Sekira pukul 21.35 Wita Unit Siaga SAR Samarinda kemudian berangkat menuju lokasi kejadian untuk melakukan pencarian korban,” terang Melky.
Hingga berita ini diturunkan, korban belum ditemukan. Saat ini Unit Siaga SAR masih terus melakukan pencarian terhadap korban. Hari ini Kamis (16/2/2023) pagi, pencarian terhadap korban dimulai pukul pukul 07.00 Wita. (zul)
Editor : Risa Busam.ID


