Samarinda, Busam.ID – Anggaran Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat (Probebaya) di Samarinda tahun ini dipangkas dari Rp100 juta menjadi Rp75 juta per rukun tetangga (RT). Wali Kota Samarinda, Andi Harun atau akrab disapa AH mengatakan pengurangan alokasi dilakukan sebagai langkah penyesuaian kondisi fiskal daerah yang saat ini mengalami tekanan.
“Tadinya tiap tahun dapat Rp100 juta, tahun ini baru kita alokasikan Rp75 juta,” kata AH, Kamis malam (14/5/2026).
Meski begitu, Pemkot Samarinda masih membuka peluang penambahan anggaran sebesar Rp25 juta melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan apabila kondisi keuangan memungkinkan. “Kalau anggaran kita cukup dan tersedia di APBD Perubahan, maka Rp25 juta sisanya akan kita alokasikan,” ujarnya.
Menurutnya, Probebaya tetap dipertahankan karena masuk dalam program strategis yang berkaitan langsung dengan pelayanan dasar masyarakat, mulai dari pembangunan lingkungan skala kecil hingga pemberdayaan warga di tingkat RT.
AH menyebut program tersebut juga memberi dampak terhadap perputaran ekonomi masyarakat melalui belanja pemerintah yang langsung dirasakan warga.“Probebaya termasuk belanja yang produktif dan berkualitas,” pungkasnya. (uca)
Editor: M Khaidir


