Tiket Palsu Persija vs Persib Beredar di Segiri, Diduga Libatkan Oknum Panpel

Busam ID
Ilustrasi by Dimas

Samarinda, Busam.ID – Euforia laga panas Persija Jakarta kontra Persib Bandung di Stadion Segiri Samarinda, Minggu (10/5/2026), berubah menjadi kekecewaan bagi sejumlah penonton. Banyak suporter gagal masuk stadion meski sudah membeli tiket, setelah polisi menemukan adanya peredaran tiket palsu yang diduga melibatkan oknum panitia pelaksana.

Reskrim Polresta Samarinda, AKP Agus Setiawan, mengungkapkan kasus itu terbongkar saat petugas menemukan antrean penonton yang tertahan di sejumlah pintu masuk stadion.

“Pada saat scanning tiket di gate, ada beberapa penonton yang tiketnya tidak bisa digunakan. Setelah dicek, ternyata ditemukan tiket palsu,” ujar Agus, Senin (11/5/2026).

Kericuhan kecil sempat terjadi di area gate 17 dan 19 Stadion Segiri. Penonton yang merasa memiliki tiket resmi mempertanyakan alasan mereka ditolak masuk ke stadion.

Dari hasil pemeriksaan awal, polisi menemukan tiket palsu dengan tampilan sangat mirip tiket asli, termasuk warna dan barcode yang menyerupai tiket resmi pertandingan.
“Ada beberapa warna tiket sesuai gate. Yang paling banyak ditemukan itu tiket warna hitam,” jelasnya.

Polisi lalu melakukan penyelidikan cepat di sekitar stadion dan berhasil mengamankan 4 orang yang diduga terlibat dalam praktik pemalsuan tiket tersebut.
2 orang disebut sebagai otak utama peredaran tiket palsu, sementara 2 lainnya merupakan perempuan yang bertugas di bagian tiket kepanitiaan pertandingan.

Menurut Agus, modus yang digunakan cukup rapi. Salah satu oknum membeli tiket asli terlebih dahulu, lalu tiket itu dijadikan contoh untuk dicetak ulang dalam jumlah banyak pada hari pertandingan.
“Tiket asli dibeli dulu, kemudian dicetak ulang pagi harinya sebelum pertandingan dimulai,” katanya.

Ratusan tiket palsu itu kemudian diserahkan kepada 2 pelaku laki-laki untuk dijual kepada calon penonton di sekitar stadion dengan harga antara Rp100 ribu hingga Rp170 ribu per lembar.
Dalam pengungkapan tersebut, polisi berhasil menyita sekitar 120 tiket palsu yang belum sempat digunakan. Namun polisi menduga jumlah tiket yang sudah beredar jauh lebih banyak.

“Kami masih mendalami berapa total tiket yang sudah terjual karena ada masyarakat yang melapor dan ada juga yang tidak,” ungkap Agus.
Tak hanya memburu pelaku utama, polisi juga mulai menelusuri kemungkinan keterlibatan pihak percetakan yang memproduksi tiket tersebut.

“Kami masih dalami apakah pihak percetakan mengetahui tiket itu digunakan untuk pemalsuan atau tidak,” ujarnya.

Kasus ini menjadi sorotan karena laga Persija kontra Persib merupakan salah satu pertandingan paling bergengsi di Indonesia dan dipadati ribuan penonton dari berbagai daerah.

Akibat peredaran tiket palsu tersebut, banyak suporter mengaku merasa dirugikan karena gagal menyaksikan pertandingan meski telah membayar mahal tiket yang mereka beli. Kini keempat terduga pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Polresta Samarinda. (zul)
Editor: M Khaidir

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *