Jadi Sorotan Hanya Setor Rp 500 Juta untuk PAD Samarinda, Ini Penjelasan Dirut Varia Niaga

Busam ID
Syamsuddin Hamade. Foto by Uca/Busam.ID

Samarinda, Busam.ID – Direktur Utama (Dirut) Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Varia Niaga Samarinda Syamsuddin Hamade menjelaskan, skema kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Samarinda setelah setoran sekitar Rp500 juta pada 2025 menjadi sorotan DPRD Samarinda.

Dikatakannya, kontribusi perusahaan daerah tidak hanya diukur dari besaran setoran ke kas daerah, tetapi juga melalui peran dalam menjaga pertumbuhan UMKM dan stabilitas ekonomi daerah.
Kerjasama dengan pelaku usaha di Teras Samarinda menggunakan skema bagi hasil omzet atau revenue sharing sebesar 10 persen, bukan pembagian keuntungan (profit sharing) seperti yang sempat menjadi pembahasan.

“Memang benar itu revenue sharing, bukan profit sharing. Revenue sharing 10 persen. Saya rasa itu besar kalau bisnis F&B, namun ini terus kami review bagaimana UMKM itu bisa tumbuh,” kata Syamsuddin, baru-baru ini.

Ia menegaskan pengelola tidak ingin menetapkan target yang justru membebani pelaku UMKM. Sebab, keberlangsungan usaha tenant dinilai menjadi faktor penting dalam menjaga aktivitas ekonomi di kawasan Teras Samarinda.

“Yang perlu kami pastikan UMKM bertumbuh di sana. Jangan sampai enggak bertumbuh. kalo engga kan sepi juga jadinya,” ujarnya.

Meski demikian, ia menegaskan orientasi perusahaan daerah tidak semata mengejar keuntungan. Varia Niaga juga memiliki tugas pelayanan publik, termasuk membantu menjaga daya beli masyarakat dan mendukung pelaku usaha lokal.

“Hari ini kami juga menjaga inflasi. Kami sebagai BUMD harus memperhatikan hal-hal seperti itu, tidak hanya sekadar mencari laba,” tuturnya. (uca)
Editor: M Khaidir

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *