Rela Pensiun Dini, Demi Kiprah di Dunia Politik

Busam ID
Laisa Hamisah. (Foto by Muhammad M)

SOSOK H Laisa Hamisah secara resmi dipercaya menduduki jabatan Ketua Komisi 1 DPRD Kota Balikpapan pada tanggal 25 Maret 2022 lalu.

Laisa yang merupakan politikus dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menceritakan tentang awal karirnya terjun ke dunia politik.

Sebelumnya, setelah menyelesaikan sekolah Diploma Keperawatan, pria kelahiran 12 Juni 1963 ini menyampaikan bahwa dirinya bekerja sebagai pegawai negeri sipil (PNS).

Dia sempat ditugaskan di beberapa Puskesmas di Kota Balikpapan.

Bahkan pernah ditugaskan sampai ke wilayah Kalimantan Utara (Kaltara).

“Kurang lebih sekitar 5 tahun di sana (Kaltara, Red). Saya bertugas di salah satu Puskesmas di tempat yang terpencil, namanya Desa Mangkupadi,” ujar Kepala Bidang Pembinaan Umat DPD PKS Balikpapan, Selasa (14/2/2023).

Usai 5 tahun, ia kemudian mengajukan perpindahan ke kota Balikpapan, dan mendapatkan persetujuan.

Dan akhirnya pada tahun 1989 dia bertugas pertama kalinya di Puskesmas Gunung Tembak, selama 3 tahun.

Setelahnya dia berpindah tugas lagi ke Puskesmas Gunung Bakaran yang melayani wilayah Sepinggan, kurang lebih 8 tahun. Berpindah lagi ke Puskesmas Sepinggan pada tahun 2000.

Sekian tahun berpindah kesana kemari dari Puskesmas ke Puskesma, setelah bertugas sekiranya 13 tahun Puskesmas Sepinggan, dirinya merasa lelah dan capek dan mau berpindah profesinya untuk kemudian terjun ke dunia politik.

Sehingga di tahun 2013, bertepatan genap dirinya berusia 50 tahun, dirinya pun mengajukan pensiun dini.

“Saya mengajukan pensiun dini, dengan masa kerja sekitar 30 tahun, tapi disitu saya dikenal dan menjalin pertemanan,” ucapnya.

Awalnya, dirinya mengawali karir rupanya politik tak lantas di PKS, justru dia di Partai Bulan Bintang (PBB) Kota Balikpapan.

“Kenapa saya kemudian berkiprah di politik, saya menilai saya bisa memperjuangkan suatu masukan, aspirasi, masalah-masalah di masyarakat yang kita hadapi.

Saya berkeinginan untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat kota Balikpapan. Saya tertarik di politik, karena sesuatu yang tidak mungkin itu bisa menjadi mungkin,” ungkap suami Hj. Andriani.

Pemilu 2014 cikal bakal dirinya terjun penuh di dunia politik dengan mencalonkan diri sebagai calon legislativf, namun gagal.

Sehingga mau tidak mau dirinya harus menganggur selama 5 tahun. Tahun 2019, dirinya direkrut oleh PKS Balikpapan, dan berhasil lolos.

“Saya ikut dan ternyata Allah memberikan yang terbaik,” terang Laisa yang juga dipercaya menduduki Dewan Pembina PPNI (Persatuan Perawat Nasional Indonesia) Kota Balikpapan dan Dewan Masjid Indonesia Selatan ini.

Dirinya pun dipercaya menjadi Ketua Fraksi PKS DPRD Balikpapan, dan kemudian di tahun 2022 ditunjuk menjadi ketua komisi 1 DPRD Kota Balikpapan.

Sebagai Wakil Rakyat, ia memiliki memiliki visi agar Kota Balikpapan bisa menjadi lebih baik lagi, lebih maju lagi.

Dan juga misi untuk mengembangkan kota Balikpapan sebagai Kota penyangga ibukota, yang lebih baik, lebih bagus dan bidang-bidang yang lain berjalan sesuai dengan tupoksinya. (Muhammad M)
Editor: M Khaidir

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *