Prioritas TP PKK Samarinda: Fokus Pemberdayaan Perempuan dan Penurunan Stunting

Busam ID
Berfoto bersama usai pengukuhan dan pelantikan Ketua TP PKK dan Ketua Dekranasda, sertta Pokja Bunda PAUD kota dan Kecamatan se-Kota Samarinda. Foto by Nisa

Samarinda, Busam.ID – Suasana penuh khidmat dan semangat kebersamaan menyelimuti Aula Rumah Jabatan Wali Kota Samarinda, Rabu (23/4/2025) pagi, saat digelar Pengukuhan Ketua TP PKK dan Ketua Dekranasda Kota Samarinda, sekaligus Pelantikan Pengurus TP PKK Kota Samarinda, Pengurus Dekranasda Kota Samarinda, serta Pokja Bunda PAUD Kota dan Kecamatan se-Kota Samarinda.

Acara dihadiri jajaran Forkopimda dan seluruh elemen penting pemerintah daerah, termasuk Wali Kota Samarinda, Wakil Wali Kota, Sekda, para asisten, serta kepala dinas terkait. Turut hadir Ketua TP PKK Provinsi Kalimantan Timur, Ketua Dekranasda Provinsi Kaltim, Bunda PAUD Provinsi Kaltim, Ketua Dharma Wanita Persatuan Samarinda, hingga seluruh Camat, Ketua TP PKK, dan Bunda PAUD Kecamatan se-Kota Samarinda.

Ketua TP PKK Kota Samarinda, Rinda Wahyuni Andi Harun, menyampaikan rasa syukur atas kelancaran pelantikan dan pengukuhan, serta menyampaikan momentum ini menjadi sangat istimewa karena bertepatan dengan peringatan Hari Kartini, simbol perjuangan dan kebangkitan perempuan Indonesia.
“Semangat Kartini harus menjadi nafas gerakan kita di TP PKK, Dekranasda, Bunda PAUD, hingga Posyandu. Perempuan bukan hanya tiang keluarga, tetapi juga agen pembangunan,” tutur Rinda.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya mendorong program-program strategis seperti pemberdayaan ekonomi keluarga melalui UMKM dan industri kreatif, penguatan layanan pendidikan anak usia dini yang holistik, serta optimalisasi Posyandu sebagai garda depan kesejahteraan anak.

Dalam upaya menekan angka stunting, Rinda juga menyampaikan TP PKK Kota Samarinda akan melakukan pendampingan dan kunjungan langsung ke wilayah-wilayah untuk memastikan program penanganan gizi buruk berjalan optimal.

“Penurunan stunting bukan sekadar program, melainkan tanggung jawab bersama. Mari pastikan tidak ada lagi anak Samarinda yang tumbuh tanpa gizi yang cukup,” tegasnya.
Ia juga membuka ruang kolaborasi kepada mitra, termasuk penerbit seperti Erlangga, untuk mendukung gerakan literasi perempuan, pendidikan karakter, dan pengembangan potensi anak di Samarinda.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Samarinda, H. Saefudin Zuhri, dalam sambutannya menegaskan pentingnya peran TP PKK sebagai garda terdepan pemberdayaan masyarakat.

“Peran ibu-ibu dalam PKK sangat strategis untuk mewujudkan keluarga yang harmonis, sejahtera, dan berdaya saing. Kami sangat mengapresiasi dedikasi yang diberikan, meskipun dilakukan dengan tulus tanpa gaji,” ucapnya.

Ia juga berharap seluruh pengurus yang telah dikukuhkan segera menjalankan programnya secara aktif, selaras dengan visi-misi Pemerintah Kota Samarinda, serta menjadikan 10 program pokok PKK sebagai landasan utama pemberdayaan keluarga di tingkat kelurahan hingga kecamatan.

“Sinergi antara PKK, Bunda PAUD, Dekranasda, dan OPD adalah kunci untuk membangun Samarinda yang sehat, maju, dan sejahtera. Kita perlu gerakan yang inklusif, inovatif, dan berkelanjutan,” tambahnya. (adv/pemkot/zul)
Editor: M Khaidir

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *