Samarinda, Busam.ID- DPD Partai Golkar Kaltim menggelar rapat pleno di Kantor DPD Golkar Kaltim, Sabtu (7/2/2025). Rapat tersebut dipimpin langsung Sekretaris Muhammad Husni Fahruddin dan diikuti 132 nama yang ditetapkan sebagai pengurus DPD Golkar Kaltim.
Sekretaris DPD Golkar Kaltim Muhammad Husni Fahruddin mengungkapkan, pleno perdana ini menjadi momentum silaturahmi sekaligus pengenalan pengurus baru dengan latar belakang, sekolah, kapasitas, dan kredibilitas masing-masing.
“Hasil pleno DPD Partai Golkar yang pertama, kita silaturahmi mengenalkan pengurus baru dari asalnya masing-masing, sekolahnya masing-masing, kapasitas dan kredibilitasnya masing-masing,” ucapnya kepada Busam.ID, Sabtu (7/2/2026).
Selain itu, pleno juga menetapkan agenda Musyawarah Daerah (Musda) untuk kepengurusan kabupaten dan kota se-Kaltim yang akan digelar mulai bulan Ramadan.
“Setelah itu, kita menentukan waktu Musda untuk pengurus kabupaten/kota yang akan dilaksanakan di bulan Ramadan dan sampai setelahnya kita akan melakukan safari Ramadan untuk melaksanakan Musda,” katanya.
Ayub -sapaan akrabnya- melanjutkan, akan mendorong lahirnya ketua-ketua DPD kabupaten/kota yang memiliki kapasitas dan potensi sebagai calon kepala daerah.
“Kita akan memilih ketua-ketua yang memiliki kapasitas untuk menjadi calon kepala daerah di kabupaten/kota,” tegasnya.
Ia juga menegaskan target besar Golkar Kaltim dalam menghadapi Pileg dan Pilkada 2029–2030, dengan konsolidasi menyeluruh dari tingkat provinsi hingga kabupaten/kota.
“Kita akan mencoba mengkonsolidasikan agar pemenangan pileg dan pilkada di 2029–2030 nanti menjadi kemenangan terbesar Partai Golkar untuk periode yang tidak pernah kita bayangkan,” ujarnya.
Menurutnya, strategi Golkar adalah masuk ke ruang-ruang sosial masyarakat yang selama ini belum terjangkau, dengan memperkuat kehadiran partai di tengah masyarakat.
“Kita ingin menguasai secara umum dari provinsi hingga kabupaten/kota. Cara kita masuk ke relung-relung ruang masyarakat yang kosong, kita isi dengan membantu masyarakat, dekat dengan masyarakat, dan bersosialisasi,” jelasnya.
Dengan pendekatan tersebut, Golkar berharap masyarakat merasakan langsung kehadiran partai dalam menyelesaikan persoalan-persoalan sosial dan politik.
“Sehingga masyarakat merasa bahwa Partai Golkar adalah partai yang layak untuk mereka pilih di pileg dan pilkada nanti,” tutupnya.(Adit)
Editor: M Khaidir


