Kejuaraan Persahabatan Woodball Kaltim-Perlis Jadi Ajang Pererat Hubungan 2 Negara

Busam ID
Plt Kepala Dispora Kaltim, Rasman Rading, melakukan pemukulan untuk bukan kejuaraan persahabatan antara Kaltim (Indonesia) dan Perlis (Malaysia). Foto by Adit/Busam.ID

Samarinda, Busam.ID – Kejuaraan persahabatan Woodball antara Kalimantan Timur dan Perlis, Malaysia, menjadi momentum memperkuat hubungan olahraga sekaligus persaudaraan antarwilayah di dua negara.

Kegiatan yang berlangsung di GOR Sepak Bola Stadion Kadrie Oening, Kota Samarinda, Minggu (31/5/2026) itu dibuka langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim, Rasman Rading.

Dalam sambutannya, Rasman menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya pertandingan persahabatan tersebut. Ia menilai olahraga merupakan sarana efektif untuk membangun komunikasi, mempererat persahabatan, serta meningkatkan kerja sama antarnegara.

“Pertama-tama marilah kita mengucapkan syukur Alhamdulillah karena pada kesempatan ini kita dapat bersua, bersahabat, dan berkawan dalam rangka pertandingan persahabatan antara delegasi Malaysia dan delegasi Kaltim,” ujarnya.

Menurut Rasman, kejuaraan ini tidak hanya menghadirkan nuansa kompetitif, tetapi juga menjadi wadah memperkuat hubungan baik antara Kaltim dan Perlis yang selama ini telah terjalin melalui berbagai kegiatan olahraga.

Selain itu, pertandingan tersebut juga memiliki nilai strategis sebagai bagian dari persiapan atlet menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII Kalimantan Timur yang akan digelar pada November 2026 mendatang.

“Kejuaraan ini juga menjadi bagian dari persiapan menghadapi Porprov ke-8 Kalimantan Timur yang akan dilaksanakan pada November 2026. Dengan adanya pertandingan seperti ini, para atlet memiliki kesempatan untuk mengukur kemampuan sekaligus meningkatkan kualitas permainan mereka,” katanya.

Rasman juga memberikan apresiasi kepada Pengurus Provinsi (Pengprov) Woodball Kaltim yang dinilai mampu mempertahankan aktivitas pembinaan dan kompetisi meskipun menghadapi keterbatasan anggaran.

Menurutnya, semangat kolaborasi dan kreativitas yang ditunjukkan pengurus cabang olahraga menjadi contoh bahwa pembinaan atlet tetap dapat berjalan secara optimal di tengah tantangan yang ada.

Ia menegaskan pemerintah daerah akan terus memberikan dukungan terhadap pengembangan olahraga prestasi, meskipun bentuk dukungan tersebut harus disesuaikan dengan kondisi fiskal daerah saat ini.

“Walau kondisi anggaran saat ini tidak baik-baik saja, pemerintah akan selalu hadir mendukung setiap kejuaraan. Dukungan itu mungkin dilakukan dengan cara yang berbeda, tetapi semangat untuk memajukan olahraga tidak pernah berkurang,” tegasnya.

Lebih lanjut, Rasman berharap kerja sama olahraga antara Kaltim dan Malaysia dapat terus berkembang melalui berbagai agenda bersama di masa mendatang, termasuk peluang kunjungan balasan maupun pertandingan persahabatan lainnya.

Ia juga menyinggung rencana penyelenggaraan Sukan Borneo yang akan berlangsung di Kaltim pada tahun depan. Ajang tersebut diharapkan menjadi sarana memperkuat hubungan olahraga antardaerah di Pulau Borneo sekaligus meningkatkan kualitas atlet yang akan berlaga di tingkat yang lebih tinggi.

Rasman optimistis kegiatan seperti kejuaraan persahabatan Woodball mampu memberikan pengalaman berharga bagi para atlet sekaligus menjadi bagian dari upaya meningkatkan prestasi olahraga daerah.

“Mudah-mudahan melalui kejuaraan ini lahir atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama Kaltim di tingkat nasional maupun internasional,” harapnya.(Adit)

Editor: M Khaidir

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *