Samarinda, Busam.ID – Pemerintah terus memperkuat kualitas infrastruktur pendidikan di Kaltim sebagai daerah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN). Sebanyak 102 satuan pendidikan di Kota Balikpapan, Samarinda, dan Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) yang telah selesai direvitalisasi diresmikan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Prof Dr Abdul Mu’ti, Jumat (5/6/2026).
Revitalisasi tersebut merupakan bagian dari program prioritas pemerintah untuk meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan sekaligus mengurangi kesenjangan mutu sekolah di wilayah yang diproyeksikan menjadi penopang utama IKN.
Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud yang turut hadir dam mendampingi Mendikdasmen sangat menyambut baik langkah tersebut. Menurutnya, peningkatan kualitas fasilitas pendidikan menjadi investasi penting dalam menyiapkan sumber daya manusia yang mampu bersaing di tengah percepatan pembangunan daerah.
Ia menilai sekolah dengan sarana yang lebih representatif akan mendukung proses belajar mengajar menjadi lebih efektif sekaligus membantu tenaga pendidik menciptakan lingkungan pendidikan yang nyaman dan berkualitas.
Selain menitikberatkan pada pembangunan fisik, Mendikdasmen Abdul Mu’ti mengingatkan pentingnya membangun budaya sekolah yang Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI). Menurutnya, lingkungan belajar yang baik harus dibarengi dengan pembentukan karakter peserta didik.
Dalam arahannya, Abdul Mu’ti juga mengajak guru dan siswa menerapkan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat sebagai bagian dari penguatan pendidikan karakter. Program tersebut diarahkan untuk menanamkan sikap saling menghargai, mencegah praktik perundungan (bullying), membangun hubungan sosial yang sehat, serta memperkuat nilai-nilai keagamaan sejak dini.
Dengan revitalisasi sekolah dan penguatan karakter peserta didik, pemerintah berharap kualitas pendidikan di Kalimantan Timur semakin meningkat sehingga mampu melahirkan generasi yang siap menghadapi tantangan pembangunan dan kebutuhan sumber daya manusia di era IKN. (adit)
Editor: M Khaidir


