Samarinda, Busam.ID -Pengendara yang melintas di Jalan Pasundan Kelurahan Jawa Kecamatan
Samarinda Ulu, diminta untuk berhati-hati karena ada perbaikan Pipa DN 400 milik Perumdam Tirta Kencana (PDAM) Kota Samarinda. Galian pipa PDAM itu menyisakan tumpukan lumpur di pinggir jalan, yang kemudian meluber ke seluruh permukaan jalan di sekitarnya, hingga berdampak membuat terpeleset puluhan pengendara roda dua. Beruntung insiden itu tidak sampai menimbulkan korban luka parah akibat terjatuh dari sepeda motor.
Seorang pekerja galian pipa tersebut, Fikar membenarkan, bahwa ada sejumlah pengendara yang terjatuh di jalan itu, namun bukan karna jalan licin. Tetapi karena kurang hati-hati saat melewati lubang bekas galian pipa yang belum dicor
“Setiap selesai pekerjaan kami selalu membersihkan jalan jika ditemukan lumpur. Jatuhnnya bukan karena jalan licin, melainkan terjatuh di lubang bekas penggalian pipa yang belum dicor (ditutup) kembali,” ucap Fikar kepada Busam.ID.
Untuk mengantisipasi bertambahnya korban, pihak kontraktor telah menimbun lubang bekas galian pipa dengan batu.
“Sekarang pipa di pinggir jalan yang belum dicor sudah kami tutup dengan batu supaya tidak ada yang terjatuh lagi,” terang Fikar.
Ditambahkan, sebenarnya saat pekerjaan, jalur tersebut sudah ditutup total demi kelancaran pekerjaan galian pipa. Namun warga banyak yang bandel nekat melintas.
Di samping itu ujar Fikar, pihak Perumdam juga selalu melakukan pembersihan lokasi yang tergenang lumpur dengan mengerahkan truk tangkinya. Hal ini menjaga jalan agar tidak licin, sehingga mengakibatkan warga atau pekerja proyek yang melintas terpeleset atau terjatuh.
Akibat perbaikan pipa tersebut, sejumlah wilayah terdampak tidak tersalurkan air bersih. Wilayah tersebut yakni kawasan Jalan Soetomo, Jalan Pahlawan, Jalan Merak, Jalan Gatot Subroto, Jalan Belatuk, Jalan Elang, Jalan Pemuda, Jalan S Parman, Jalan AM Sangaji, Jalan Letjend Katamso, Jalan Ahmad Yani, Jalan Kemakmuran dan sekitarnya. (Fando)
Editor : A Risa


