Kepemimpinan Perempuan dan Pemilu 2024

BusamID
Ridwan Tassa. Ft by Dok. Ryan/Busam.Id

Samarinda, Busam.ID -Badan Kesatuan Bangsa & Politik (Kesbangpol) terus menggarap sosialisasi Pemilu kepada pemilih pemula. Langkah ini diharapkan dapat mendongkrak paritipasi aktif pemilih pemula dalam Pemilu 2024 mendatang.

Badan Kesbangpol Kota Samarinda menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Pendidikan Politik dengan tema ‘Menyongsong Pemilu 2024’ di SMK Negeri 5 Samarinda pada Senin (4/9/23).

Sebelum sosialisasi, dilakukan upacara bendera sebagai rutinitas sekolah setiap hari Senin. Di tengah upacara tersebut, Ridwan Tasa selaku Asisten Pemerintah dan Kesra Setda Kota Samarinda yang turut hadir sebagai pembina upacara, menyampaikan kebanggaannya atas partisipasi aktif perempuan dalam sosialisasi Pemilu.

“Jadi harus dipahami bahwa perempuan dalam kepemimpinan masa depan, punya peran yang sama untuk menjadi pemimpin. Ini juga mengingat generasi penerus tanpa memandang gender, harus memiliki kemampuan, keahlian dan kecerdasan yang dibutuhkan zaman,” papar Ridwan.

Suasana saat upacara berlangsung. Ft by Ryan/Busam.Id

Tahun 2024 menurut Ridwan akan menjadi tahun yang penting dalam demokrasi Indonesia, diawali pemilihan Presiden dan Wakil Presiden, kemudian disusul pemilihan Anggota Legislatif di berbagai tingkatan, dari DPR RI hingga DPRD Kabupaten/Kota, yang akan dilaksanakan serentak pada 14 Februari 2024.

Pemilihan Kepala Daerah, termasuk Gubernur, Bupati, dan Wali Kota, akan diadakan pada tahapan berikutnya di tanggal 27 November 2024.

“Kegiatan demokrasi ini juga memerlukan dana mencapai 10 triliun rupiah dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Oleh karena itu, pemilih pemula diharapkan untuk menggunakan hak pilihnya secara bijak dan sesuai dengan keyakinan politik mereka, sebagai kontribusi aktif dalam pembangunan negara dan daerah,” jelas Ridwan.

Ia juga menekankan pentingnya memilih pemimpin yang memiliki komitmen, dan tidak memilih mereka yang malas, tidak peduli atau tidak amanah.

“Tanggung jawab dalam menentukan pemimpin berada di tangan semua pemilih, dan satu suara dapat memberikan dampak besar dalam arah pembangunan dan pemilihan pemimpin yang mampu menjalankan tugasnya dengan baik untuk bangsa dan negara,” tukas Ridwan.

“Semoga generasi muda dan pemilih pemula dapat menjadikan pesan dan amanat ini sebagai panduan dalam menentukan masa depan politik negara ini,” tutup Ridwan. (Ryan)

Editor : A Risa

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *