Samarinda, Busam.ID –Asap putih bercampur hitam mewarnai pemandangan di Jalan Betapus RT 24 Kelurahan Lempake Kecamatan Samarinda Utara, akibat kebakaran lahan Senin (4/9/2023) sekira pukul 12.30 WITA.
Petugas BPBD Provinsi Kaltim bersama BPBD Kota Samarinda dan relawan dikerahkan untuk membantu proses pemadaman.
Petugas pemadam harus berkerja keras untuk membawa pompa portable dengan berjalan kaki mendekati titik api dikarenakan jarak titik api ke jalan raya kurang lebih 300 meter.
Salah seorang relawan Busam Belimau, Heri mengatakan menerima informasi terjadinya kebakaran lahan di kawasan Betapus.

“Saat pertama kali datang terlihat satu titik api yang kemudian menjalar menjadi tiga titik. Berselang setengah jam kemudian api semakin meluas sehingga menjadi lima titik,” ucap Heri.
Menurut Heri, lokasi yang terbakar adalah lahan milik warga yang diduga dibuka dengan cara dibakar.
“Kemungkinan sengaja dibakar karena informasi yang saya dapat kalau warga ingin membuka lahan memerlukan biaya cukup besar untuk membeli obat rumput, sedangkan dengan dibakar lebih praktis,” terangnya.
Sementara Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Provinsi Kaltim, Rudy Safriadi mengatakan, pihaknya mengetahui kebakaran lahan di Betapus saat hendak kembali ke Mako BPBD Provisnsi usai meninjau kebakaran lahan di Sungai Siring dekat Bandara APT Pranoto.
“Tadi kami memantau wilayah Sungai Siring, kondisi api dibilang cukup aman. Namun saat hendak kembali ke Mako, menerima informasi terjadi kebakaran. Informasi yang kami himpun di lapangan, area yang terbakar cukup luas yakni sekitar 1.5 hektar,” jelasnya.
Rudy Safriadi menyebut kendala di lapangan karena keterbatasan personel dan peralatan yang terbatas. Pihaknya berharap kepada Pemerintah Provinsi maupun Pemerintah Kota agar saling berkoordinasi dan berkerjasama dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan.
Dalam proses pemadaman, sumber air sangat terbatas namun masih bisa tertangani dengan peralatan yang ada.
“Kita bentangkan selang dengan kondisi yang dapat memacu tekanan. Dalam waktu dekat kami akan support lebih baik lagi,” harapnya.
Kurang dari 2 jam, api berhasil ditangani dan dipadamkan. (Zul)
Editor : A Risa


