AH Senyum Dijuluki ‘Bos Probebaya’

Busam ID
Andi Harun. Ft by Ryan/Busam.id

Samarinda, Busam.ID -Walikota Samarinda Andi Harun, menanggapi positif julukan Bos Probebaya yang disematkan dari lawan politiknya.

Menurut Andi dalam wawancara terbaru, ia menerima julukan ‘Bos Probebaya’ tanpa merasa terganggu, bahkan dengan bangga menyampaikan jika Probebaya merupakan bagian dari pencapaian Pemerintahan Kota Samarinda.

“Saya terima semua itu, sekarang ini kan ruang publik itu bebas berpendapat ya, saya sama sekali tidak berkecil hati dan berbangga hati memiliki Program Probebaya itu, jadi sama sekali tidak terganggu dengan sebutan demikian,” ucap Andi Harun.

Ia juga menjelaskan bahwa meskipun Probebaya menjadi sorotan, pemerintah kota telah menerapkan berbagai program lainnya.

Ia mengungkapkan bahwa pendapatan asli daerah (PAD) dan anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) Kota Samarinda mengalami peningkatan yang signifikan.

“Pencapaian ini juga terbukti dengan peringkat Kota Samarinda yang naik menjadi ‘Kota Layak Huni’ dan masuk dalam Top Ten City,” paparnya.

Meskipun mengapresiasi penghargaan tersebut, Andi Harun menekankan bahwa yang terpenting saat ini bagi pihaknya adalah fokus pada pekerjaan.

Ia memaparkan bahwa masih banyak PR yang harus diselesaikan pihaknya. Mulai dari upaya peningkatan berbagai sektor, termasuk ekonomi, perencanaan kota, pendidikan, pengendalian banjir juga Program Probebaya.

Menurutnya, Probebaya merupakan langkah konkret dalam menjawab kritik terhadap ketidakmerataan pembangunan yang telah ada selama puluhan tahun.

Tentang julukan ‘Bos Probebaya’, ia menganggapnya sebagai ekspresi masyarakat dalam menilai program tersebut.

“Jika karena itu ada keluar sebutan ‘Bos Probebaya’, ya saya menanggapinya senang-senang saja. Tidak terlalu saya pikirin, yang penting kita fokus pada apa yang bisa saya sebagai Walikota, melakukan hal-hal untuk kepentingan masyarakat,” tegasnya.

Ia juga berterima kasih kepada masyarakat yang memberikan apresiasi, sekaligus kepada mereka yang memberikan kritik, termasuk dengan julukan tersebut.

Menurutnya, julukan itu hanyalah salah satu cara masyarakat mengungkapkan penilaian mereka terhadap Program Probebaya.

“Dalam pandangan masyarakat, program itu kan bermanfaat, kalau memang tidak bermanfaat, maka sudah saya hentikan sejak lama,” tutup Andi dengan senyum. (Ryan)

Editor : A Risa

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *