Loa Kumbar yang Terpinggirkan Segera Disentuh Pembangunan

Busam ID
Kondisi jalan tanah menuju Desa Loa Kumbar mengalami kerusakan dan perlu perbaikan dari aparatur peranan Pemerintah Kota. Ft. Camat Sungai Kunjang.

Samarinda, Busam.ID –Akses menuju Desa Loa Kumbar di perbatasan Samarinda-Kukar sungguh memprihatinkan. Kondisinya saat ini perlu perhatian serius dari Pemerintah Kota, lantaran jalannya yang masih tanah, berdebu dan becek tatkala diguyur hujan.

Akses yang belum memadai tersebut membuat masyarakat Desa Loa Kumbar memilih jalur air untuk berbelanja kebutuhan sehari-hari. Selain jalan yang masih tanah, Desa Loa Kembar terbilang kawasan yang terpinggirkan. Sebab secara administratif Loa Kumbar masuk wilayah Kota Samarinda yang empat tahun terakhir, gencar melakukan pembangunan untuk menjadikan Tepian sebagai Kota Peradaban.

Hal tersebut disampaikan oleh Camat Sungai Kunjang, Dwi Siti Noorbayah saat melakukan kunjungan ke Desa Loa Kumbar beberapa hari lalu.

“Kondisinya, Loa Kumbar ini termasuk satu wilayah terpencil, jarak yang cukup jauh dari pusat kota dan akses daratnya juga rusak. Sehingga untuk menuju desa tersebut lebih baik menggunakan jalur air karena lebih aman dan jarak cukup dekat,” ucap Dwi Siti Noorbayah kepada Busam.ID Sabtu (22/9/2023) siang.

Dwi Siti Noorbayah menyebut untuk jalur darat selain rusak dan jarak cukup jauh sekitar 6 kilo meter, pengendara yang melewati jalur darat harus ekstra hati-hati lantaran di satu titik terdapat jurang sisi kiri dan kanan jalan.

Saat ini data warga di Desa Loa Kumbar berkisar 125 hingga 135 kepala keluarga dengan jumlah jiwa sekitar 335 orang.

“Dulunya hanya kampung biasa seperti desa lainnya karena terletak di pinggir sungai. Kemudian masuk perusahaan yang melihat ada potensi sehingga dijadikan tempat penumpukan kayu gelondongan. Satu dua rumah dibangun hingga kemudian menjadi banyak, namun perkembangannya tidak sepesat jika di kota apalagi kondisi jalan rusak,” ucapnya.

Disinggung tentang fasilitas di Desa Loa Kumbar, Dwi Siti Noorbayah mengakui masih tergolong tertinggal. Untuk kebutuhan air bersih, warga hanya bergantung dari sungai termasuk keperluan rumah tangga lainnya.

“Mereka ambil langsung dari sungai. Sementara sungai sekarang tidak seperti dulu kebersihannya,” ungkap Dwi Siti Noorbayah.

Namun setelah ada kunjungan dari Walikota pada Rabu (16/8/2023) lalu, terkait rencana pemerataan pembangunan, Desa Loa Kumbar akan segera disentuh pembangunan. Seperti halnya pembangunan di wilayah Kota Samarinda lainnya.

“Maka pemerintah melalui OPD yang di bawah Pemkot akan segera melakukan pembangunan kawasan Loa Kumbar supaya wilayah itu tidak tertinggal. Pak Wali sudah memerintahkan masing-masing OPD untuk ambil andil dalam pembangunan di Loa Kumbar. Seperti PDAM dalam penyediaan air bersih dengan membangun instalasinya, Dinas Perkim untuk penerangan umum, PUPR akan melakukan perbaikan jalan serta Dishub akan membangun dermaga penghubung di Loa Kumbar,” jelas Dwi Siti Noorbayah.

Sementara DLH Kota akan melakukan pendampingan dan bimbingan pada warga Desa Loa Kumbar dalam menambah penghasilan mereka selain bercocok tanam pohon pisang.

“Warga akan disarankan untuk pengumpulan sampah, dipilah agar bisa menjadi barang yang bernilai seperti sampah organik dari sayur-sayuran yang bisa diolah menjadi pupuk, sampah plastik yang bisa dijual untuk menambah keuangan keluarga,” imbuh Dwi.

Disinggung masalah virus yang mewabah pada tanaman pohon pisang, sehingga mengganggu perekonomian warga setempat yang mengandalkan penghasilan pada tanaman buah dan daun ini, Dinas Ketahanan Pangan akan membantu untuk menseterilkan lahan bercocok tanam agar diperoleh hasil yang lebih baik lagi.

“Saat ini tanaman pisang mereka terkena penyakit seperti pisangnya hitam di tengah. Namun dari dinas terkait akan melakukan uji coba satu hektar lahan untuk disterilkan dari virus dan kemudian dilakukan penanaman pisang kembali,” pungkasnya. (Zul)

Editor : A Risa

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *