King Cobra 4 Meter Muncul di Permukiman

Busam ID
King Cobra 4 meter berhasil dievakuasi petugas Posko 2, Disdamkar Kota Samarinda, Minggu (7/6/2026). Foto by Barkani

Samarinda, Busam.ID – Kemunculan seekor ular king cobra sepanjang sekitar 4 meter di kawasan permukiman warga Jalan Batu Cermin, Gang Haji Alwi, Samarinda, Minggu (7/6/2026), sempat membuat warga resah. Reptil berbisa mematikan itu ditemukan bersembunyi di sela-sela tumpukan batu dan harus dievakuasi oleh Tim Rescue Posko 2 Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkar) Kota Samarinda.

Menariknya, berdasarkan laporan warga, awalnya terdapat 2 ekor king cobra yang diduga sedang kawin di lokasi tersebut. Namun saat petugas tiba, hanya 1 ekor ular yang berhasil ditemukan dan diamankan.

Tim Rescue Posko 2 Disdamkar Samarinda, Wisnu Febrio, menjelaskan laporan pertama diterima melalui Pusat Komando (Puskom) yang kemudian diteruskan kepada petugas di lapangan.

“Informasi dari warga menyebutkan ada 2 ular king cobra yang sedang kawin. Yang berhasil kami amankan ini panjangnya sekitar 4 meter dan berjenis kelamin jantan. Kemungkinan 1 lagi yang kabur adalah betina karena menurut keterangan warga ukurannya lebih besar,” ungkap Febri.

Proses evakuasi berlangsung cukup sulit. Ular tersebut memilih bersembunyi di dalam tumpukan batu yang membuat ruang gerak petugas menjadi terbatas. Tim bahkan harus membongkar sebagian susunan batu setelah melihat ujung ekor ular menyembul dari sela-sela batuan.

“Kami sempat melihat bagian buntutnya. Karena itu kami langsung membongkar tumpukan batu tersebut hingga akhirnya ular berhasil diamankan,” jelasnya.

Selain medan yang sempit dan menyulitkan pergerakan petugas, keberadaan king cobra di lingkungan warga juga menjadi ancaman serius. Ular ini dikenal sebagai salah satu spesies berbisa paling berbahaya di dunia dengan racun yang dapat berakibat fatal jika tidak segera ditangani.

Setelah berhasil diamankan, ular king cobra tersebut tidak dilepasliarkan begitu saja. Reptil itu akan diserahkan kepada relawan penyelamat satwa untuk ditampung dan dimanfaatkan sebagai sarana edukasi mengenai satwa liar dan mitigasi bahaya ular berbisa kepada masyarakat. (zul)
Editor: M Khaidir

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *