Samarinda, Busam.ID – Unit Reskrim Polsek Samarinda Seberang mengungkap kasus penganiayaan menggunakan senjata tajam (Sajam) yang terjadi, Minggu (29/6/2025) lalu di kawasan Terminal Bus Banjarmasin, Jalan Bung Tomo, Kelurahan Baqa, Kecamatan Samarinda Seberang.
Pelaku diketahui berinisial SA (48), warga Samarinda Seberang. Ia ditangkap usai menikam seorang pria berinisial FT (33) dengan sebilah badik sepanjang 25 sentimeter. Akibat tikaman tersebut, korban mengalami luka serius di bagian lengan dan perut, dan harus mendapatkan perawatan medis di RSUD IA Moeis Samarinda.
Kapolsek Samarinda Seberang, AKP A Baihaki, mengungkapkan aksi kekerasan itu berawal dari persoalan sepele. Korban FT yang saat itu membawa potongan selang menghampiri pelaku SA dan sempat memukul-mukul kepala pelaku dengan selang sembari berbicara. Merasa tidak terima, SA yang dikenal sebagai residivis kasus pembunuhan, langsung mencabut badik dari balik bajunya dan menikam korban dua kali.
“Pelaku menikam korban sebanyak dua kali, lalu melarikan diri dari lokasi. Korban sempat berusaha mengejar, tetapi karena mengalami luka cukup parah, akhirnya tidak mampu melanjutkan,” terang Baihaki, Rabu (9/7/2025).
Setelah menerima laporan dari rekan korban yang menyaksikan kejadian, Tim Reskrim Polsek Samarinda Seberang melakukan penyelidikan. Pelaku akhirnya berhasil diamankan, Kamis (3/7/2025) dini hari sekitar pukul 02.00 Wita, di kawasan Desa Purwajaya, Loa Janan, Kutai Kartanegara.
Baihaki menjelaskan, dari hasil penyidikan diketahui, pelaku sempat mengambil ponsel milik korban yang ternyata merupakan ponsel pinjaman dari temannya. Meski ponsel tersebut telah dikembalikan oleh pelaku kepada pemilik aslinya tanpa sepengetahuan korban, hal itu tetap memicu emosi korban hingga terjadilah perselisihan yang berujung penganiayaan.
“Pelaku dan barang bukti badik telah kami amankan di Mapolsek untuk penyidikan lebih lanjut. Kami akan menjerat SA dengan Pasal 351 Ayat 2 KUHP tentang penganiayaan berat dengan pemberatan karena menggunakan senjata tajam,” tegasnya. (zul)
Editor: M Khaidir


