Pengaspalan Jembatan Lembak Ruas Ma. Lembak-Sangkulirang Terus Dikebut

Busam ID
Suasana pengerjaan Pengaspalan Jembatan Lembak Ruas Ma Lembak - Sangkulirang oleh BBPJN Kaltim.Foto by PPK 2.3 BBPJN Kaltim

Samarinda, Busam.ID – Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kalimantan Timur melalui PPK 2.3 terus mempercepat pengerjaan pengaspalan di kawasan Jembatan Lembak yang berada pada ruas jalan nasional Muara Lembak–Sangkulirang. Proyek ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas infrastruktur sekaligus memperkuat konektivitas wilayah di koridor strategis Kabupaten Kutai Timur.

Berdasarkan pantauan di lapangan, pekerjaan kini telah memasuki tahap pelapisan ulang menggunakan aspal panas (hotmix). Pengaspalan dilakukan pada jalan pendekat (oprit) hingga area jembatan guna mengembalikan kondisi perkerasan yang sebelumnya mengalami penurunan akibat tingginya intensitas lalu lintas kendaraan, khususnya angkutan logistik.

Sejumlah alat berat dikerahkan untuk memastikan pekerjaan berjalan optimal. Mesin asphalt finisher tampak menghamparkan lapisan aspal baru secara merata, sementara tandem roller melakukan pemadatan agar hasil pekerjaan memiliki daya tahan yang lebih baik dan memberikan kenyamanan bagi pengguna jalan.

Menariknya, proses pekerjaan tetap memperhatikan kelancaran mobilitas masyarakat. Meski sebagian badan jalan digunakan untuk pengaspalan, arus lalu lintas di atas Jembatan Lembak tetap dapat berlangsung tanpa penerapan sistem buka-tutup. Kendaraan dari kedua arah melintas secara bergantian dengan tertib sehingga tidak menimbulkan antrean panjang.

PPK 2.3 BBPJN Kalimantan Timur, Musa Partogi, mengatakan pekerjaan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam menjaga kemantapan jalan nasional, khususnya pada ruas Muara Lembak–Sangkulirang yang memiliki peran penting sebagai jalur distribusi barang dan mobilitas masyarakat.

“Kami terus mengakselerasi pekerjaan pengaspalan di area Jembatan Lembak agar dapat segera dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat. Ruas Muara Lembak–Sangkulirang merupakan salah satu jalur strategis yang menopang aktivitas ekonomi dan distribusi logistik, sehingga kualitas jalannya harus terus dijaga. Dalam pelaksanaannya, kami juga berupaya agar pekerjaan tidak mengganggu arus lalu lintas secara signifikan dengan tetap mengutamakan keselamatan pengguna jalan maupun para pekerja di lapangan,” ujar Musa.

Ia menambahkan, peningkatan kualitas perkerasan jalan di kawasan jembatan diharapkan mampu memberikan kenyamanan berkendara, memperpanjang umur layanan jalan, sekaligus mendukung kelancaran konektivitas antarwilayah di Kutai Timur hingga Kabupaten Berau.

Perbaikan jalan ini mendapat respons positif dari masyarakat. Warga menilai kondisi jalan yang lebih baik akan mempercepat waktu tempuh sekaligus meningkatkan keselamatan, terutama bagi pengendara sepeda motor dan kendaraan pengangkut hasil pertanian maupun perkebunan.

“Tentu kami sangat senang dengan pengaspalan ini. Jembatan Lembak merupakan jalur utama kami sehari-hari untuk membawa hasil bumi dan bepergian. Kalau jalannya mulus, perjalanan jadi lebih aman, terutama bagi anak-anak sekolah dan pengendara motor saat malam hari,” ujar salah seorang warga di sekitar lokasi.

BBPJN Kaltim mengimbau seluruh pengguna jalan agar tetap berhati-hati saat melintasi kawasan proyek, mengurangi kecepatan kendaraan, menjaga jarak aman, serta mematuhi arahan petugas demi kelancaran pekerjaan dan keselamatan bersama. (adit)
Editor: M Khaidir

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *