Viral di Medsos, Satpol PP Samarinda Tegur Mahasiswa Penggalang Dana di Lampu Merah

Busam ID
Anis Siswantini. Foto by Zulkarnain

Samarinda, Busam.ID – Aksi penertiban oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Samarinda terhadap sejumlah mahasiswa yang menggalang dana untuk korban kebakaran di simpang empat Lembuswana viral di media sosial dan menuai beragam tanggapan.

Publik terbelah antara mendukung penegakan aturan dan menyayangkan dibubarkannya aksi solidaritas tersebut.

Kepala Satpol PP Samarinda, Anis Siswantini, menjelaskan kegiatan tersebut merupakan bagian dari patroli rutin, termasuk merespons aduan warga. Saat turun langsung ke lokasi, Anis menemukan lima hingga enam mahasiswa tanpa identitas kampus yang terlihat meminta sumbangan kepada pengendara saat lampu merah menyala.

“Lalu lintas padat menjelang magrib dan mereka menghampiri kendaraan. Ini sangat berisiko, bisa mengganggu lalu lintas dan membahayakan keselamatan,” jelasnya, Senin (14/7/2025).

Anis menegaskan, peneguran tersebut bukan karena kegiatan penggalangan dananya, melainkan karena lokasinya yang melanggar Peraturan Daerah Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pembinaan Anjal dan Gepeng. Perda itu melarang segala bentuk aktivitas, termasuk meminta sumbangan, di jalan raya dan persimpangan.

“Siapapun yang menghentikan kendaraan di fasilitas umum melanggar aturan, baik itu mahasiswa, ODGJ, PKL, Anjal, maupun Gepeng. Ini soal ketertiban dan keselamatan,” tegasnya.

Ia mengaku telah memberikan teguran langsung kepada para mahasiswa dan meminta mereka segera menghentikan aktivitas tersebut. “Saya sampaikan dengan tegas, kegiatan semacam ini tidak boleh dilakukan di jalan,” jelasnya.

Anis mengingatkan bantuan untuk korban musibah dapat disalurkan melalui jalur resmi di tingkat kelurahan atau kecamatan. Pemerintah Kota telah memiliki mekanisme dan standar operasional untuk penanganan warga terdampak bencana.

“Pak Wali Kota pun sering menyampaikan, jangan sampai ada warga Samarinda yang harus meminta-minta di jalan. Pemerintah siap memfasilitasi,” ujarnya.

Ia berharap masyarakat, khususnya generasi muda, tetap menyalurkan kepedulian sosial melalui cara yang sesuai aturan. “Niat baik itu mulia, tapi harus ditempatkan di jalur yang benar. Kita jaga kota ini agar tetap tertib, aman, dan nyaman untuk semua,” pungkas Anis. (zul)
Editor: M Khaidir

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *