Balikpapan, Busam.ID – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Balikpapan tengah menyiapkan skema rekrutmen guru kontrak untuk mengatasi kekurangan tenaga pendidik di jenjang pendidikan anak usia dini (PAUD), sekolah dasar (SD), dan sekolah menengah pertama (SMP).
Kepala Disdikbud Balikpapan, Irfan Taufik, mengatakan jumlah kekurangan tenaga pengajar di daerah tersebut mencapai lebih dari 500 orang. Kekurangan mencakup guru kelas maupun guru mata pelajaran di seluruh jenjang pendidikan dasar.
“Kekurangan itu dari berbagai jenjang, mulai dari PAUD, SD, hingga SMP. Ada guru kelas dan guru mata pelajaran. Data rinci bisa diperoleh dari Kabid GTK,” ujar Irfan, Kamis (17/7/2025).
Dikatakannya, pola rekrutmen ini bukan bersifat bantuan atau relawan, melainkan melalui kontrak kerja profesional. Seluruh pelamar diwajibkan memiliki latar belakang pendidikan yang sesuai atau linier dengan mata pelajaran yang dilamar.
“Jika ingin mengajar Bahasa Indonesia, maka latar belakang pendidikannya harus dari jurusan Bahasa Indonesia. Hal yang sama berlaku untuk Bahasa Inggris dan mata pelajaran lainnya,” ujarnya.
Saat ini, Disdikbud Balikpapan tengah menyusun Peraturan Wali Kota (Perwali) sebagai dasar hukum pelaksanaan rekrutmen. Penyusunan regulasi tersebut ditargetkan rampung dalam dua hingga tiga bulan mendatang.
“Kalau sesuai jadwal, proses seleksi bisa dimulai pada November. Seleksi akan menggunakan sistem Computer Assessment Test (CAT). Mereka yang lulus akan mulai dikontrak pada Januari tahun depan,” kata Irfan.
Ia berharap, skema rekrutmen ini dapat menjadi solusi atas persoalan kekurangan guru yang selama ini menjadi tantangan dalam peningkatan mutu pendidikan di Balikpapan. (Muhammad M)
Editor: M Khaidir


