Ratusan Pelajar Ikuti Samarinda Culture Festival

Busam ID
Keseruan peserta dari tingkat SMP dan MTs saat mengikuti lomba bakiak yang digelar di Rumah Adat Budaya Daerah Samarinda, Rabu (23/7/2025). Foto by Zulkarnain

Samarinda, Busam.ID – Upaya mempopulerkan permainan rakyat dan olahraga tradisional digalakkan Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda. Melalui Samarinda Culture Festival 2025, ratusan pelajar dari tingkat SMP dan MTs terlibat aktif mengikuti berbagai lomba tradisional yang digelar di Rumah Adat Budaya Daerah Samarinda, Jalan Kadrie Oening, Kecamatan Samarinda Ulu, Rabu (23/7/2025).

Kegiatan diselenggarakan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Samarinda sebagai bagian dari perayaan budaya tahunan yang kini dikemas lebih meriah dan edukatif. Antusiasme peserta dan masyarakat tampak tinggi, terlihat dari riuhnya dukungan serta partisipasi penuh dari para pelajar, guru pendamping, dan orang tua.

“Kami mengangkat kembali permainan rakyat dan olahraga tradisional agar tidak punah. Alhamdulillah lebih dari 200 peserta ikut serta dalam enam cabang lomba,” ujar Barlin Hady Kesuma, Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Samarinda kepada Busam.ID.

Lomba digelar meliputi permainan bakiak, sinaga, belogo, gasing, menyumpit, dan katepel. Barlin menyebutkan seluruh kuota peserta telah terpenuhi bahkan sebelum batas akhir pendaftaran, menunjukkan tingginya minat sekolah-sekolah terhadap kebudayaan lokal.

Lebih dari sekadar kompetisi, festival ini juga menjadi ajang penjaringan atlet muda. Pemerintah kota menargetkan munculnya bibit-bibit unggul dari kalangan pelajar yang kelak bisa mewakili daerah bahkan negara di ajang nasional dan internasional.

“Kita berharap dari sini akan lahir atlet permainan tradisional. Tahun depan ada kejuaraan di Spanyol dan mudah-mudahan ada anak-anak kita yang bisa tampil di sana,” ungkap Barlin.

Ia menambahkan fokus pembinaan kepada pelajar SMP sengaja dipilih karena mereka masih memiliki rentang waktu ideal untuk berkembang menjadi atlet profesional di bidang olahraga tradisional.

Dengan semangat “Permainan Tradisional Mendunia”, Samarinda Culture Festival 2025 tak hanya menjadi wadah pelestarian budaya, namun juga batu loncatan untuk membawa warisan lokal ke kancah global. Pemerintah pun berkomitmen melanjutkan agenda serupa di tingkat provinsi hingga internasional. (zul)
Editor: M Khaidir

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *