Samarinda, Busam.ID – Upaya pengelolaan sampah berbasis masyarakat berkembang di Kota Samarinda. Salah satunya melalui peresmian Bank Sampah Subur Makmur yang berlokasi di Jalan Lubuk Sawa, Gang Asy Syahadah, RT 18, Kelurahan Mugirejo, Kecamatan Sungai Pinang. Kehadiran bank sampah itu menjadi langkah nyata warga dalam mengubah sampah menjadi nilai ekonomi sekaligus menjaga kebersihan lingkungan.
Direktur Bank Sampah Subur Makmur, Rosmini, mengatakan bank sampah yang beroperasi ini berdiri dengan motivasi sederhana, yakni mengajak masyarakat belajar menabung dari sampah.
“Masyarakat kami ajak untuk mengumpulkan sampahnya setiap bulan, biasanya di minggu kedua. Kami timbang sesuai jenisnya, boleh campur atau dipilah sendiri,” ujarnya, Minggu (2/11/2025).
Rosmini menyebutkan, botol plastik air mineral masih menjadi jenis sampah yang paling banyak disetorkan, sementara aluminium memiliki nilai ekonomi paling tinggi.
“Walau baru berjalan sebulan, minat warga lumayan besar. Sekarang di pinggir jalan sudah jarang terlihat sampah karena anak-anak juga ikut mengumpulkan. Harapan kami, semoga Bank Sampah ini berkah dan bermanfaat, bisa membantu ekonomi ibu rumah tangga,” tambahnya.
Sementara itu, Direktur Bank Sampah Induk Bungas Mahakam, Iwan Harwidian Maharisma, mengapresiasi langkah warga Mugirejo yang aktif mendirikan bank sampah baru. Ia menyebutkan, hingga kini terdapat 90 bank sampah di Kota Samarinda yang berkontribusi besar dalam mengurangi volume sampah.
“Dari data terakhir, sekitar 20 ton sampah per hari berhasil terkelola melalui bank-bank sampah di Samarinda. Ini bukan sekadar soal kebersihan, tapi juga menciptakan ekonomi sirkular yang bermanfaat bagi masyarakat,” ungkap Iwan.
Ia menambahkan, Bank Sampah Induk Bungas Mahakam siap mendampingi unit-unit baru agar pengelolaan sampah lebih terkoordinasi dan berkelanjutan.
“Kami ingin menjadikan Mugirejo sebagai kawasan yang naik kelas, bersih, sehat, dan makmur. Dalam jangka panjang, kami punya visi agar seluruh pengelolaan sampah berbasis masyarakat ini berjalan dari sumbernya secara mandiri,” jelasnya.
Lurah Mugirejo, Dwi Haryani, turut memberikan dukungan atas berdirinya Bank Sampah Subur Makmur. “Kami berharap kehadiran bank sampah ini bisa membantu mengurangi volume sampah di Mugirejo. Semoga ke depan semakin banyak bank sampah lain yang bermunculan di wilayah kami,” ujarnya. (zul)
Editor: M Khaidi


