Masuki 2026, CKG Baru Menjangkau 5 Persen Warga Samarinda

Busam ID
foto: Ilustrasi. Foto by FREEPIK

Samarinda, Busam.ID – Memasuki tahun 2026, Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Kota Samarinda masih menghadapi tantangan dalam menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Hingga evaluasi terakhir, Dinas Kesehatan (Dinkes) Samarinda mencatat sekitar 40 ribu warga telah mengikuti CKG, atau sekitar 5 persen dari total penduduk Samarinda yang mencapai lebih 800 ribu jiwa.

Kepala Dinkes Samarinda, Ismed Kusasih, menyebut capaian tersebut menjadi pijakan awal untuk pelaksanaan CKG di 2026. Meski belum menyentuh angka besar, ia menegaskan pemeriksaan dilakukan sesuai standar, bukan sekadar mengejar kuantitas.

“CKG ini kami jalankan dengan prinsip pelayanan yang benar. Bukan hanya masuk angka, tapi pemeriksaannya lengkap dan sesuai ketentuan,” terangnya, Selasa (20/1/2026).

Ismed menjelaskan, CKG bagian dari program prioritas nasional di bidang kesehatan yang berjalan beriringan dengan kewajiban pelayanan dasar daerah. Di Samarinda, fokus utama tetap pada pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM), mulai dari ibu hamil, balita, anak sekolah, hingga lansia.

“SPM itu yang wajib dulu. CKG melengkapi, bukan menggantikan pelayanan dasar,” jelasnya.

Menurut Ismed, dalam pelaksanaan CKG, pihaknya masih menghadapi sejumlah kendala, seperti Keterbatasan sumber daya manusia, karena tenaga kesehatan harus membagi waktu antara layanan rutin dan pemeriksaan CKG. Selain itu, kebutuhan bahan habis pakai (BHP), mengingat CKG menyasar seluruh kelompok usia dengan jenis pemeriksaan yang berbeda.

“Bayi, anak sekolah, sampai lansia itu pemeriksaannya tidak sama. Kebutuhan BHP-nya juga berbeda,” katanya.

Ia menyebut kendala lainnya dari sistem aplikasi Satu Sehat masih sering mengalami pemeliharaan dan penyesuaian, sehingga memengaruhi kecepatan dan kelengkapan pelaporan data. “Banyak hal yang harus disinkronkan, tapi alhamdulillah dari pusat kemarin sudah datang,” tuturnya. (uca)
Editor: M Khaidir

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *