Meresahkan Warga, Buaya 1,5 Meter Dievakuasi

Busam ID
Petugas Disdamkar Kota Samarinda dan relawan berfoto dengan buaya yang berhasil ditangkap karena meresahkan warga Sungai Kapih, Kamis (29/1/2026). Foto by Zulkarnain

Samarinda, Busam.ID – Warga di bantaran Sungai Mahakam, tepatnya di kawasan Sungai Kapih, Kecamatan Sambutan, sempat dibuat resah oleh kemunculan seekor buaya liar yang berkeliaran di sekitar permukiman. Bahkan, buaya tersebut dilaporkan pernah naik hingga ke dapur rumah warga saat air sungai pasang tinggi.

Keresahan itu akhirnya berujung aksi evakuasi yang dilakukan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkar) Kota Samarinda dan relawan, Kamis (29/1/2026) siang. Proses evakuasi berlangsung di Sungai Mahakam, tak jauh dari Jembatan Mahkota II, setelah pemantauan dilakukan selama kurang lebih 10 hari.

Komandan Regu 1 Posko 8 Disdamkar Kota Samarinda, Slamet Agus Riadi, mengatakan pihaknya menerima laporan dari warga terkait keberadaan buaya berukuran sekitar 1,5 meter yang dinilai membahayakan keselamatan masyarakat.

“Buaya ini cukup meresahkan karena berada di lingkungan warga. Alhamdulillah, setelah pemantauan kurang lebih 10 hari, akhirnya hari ini berhasil kami evakuasi,” ujar Slamet.

Upaya penangkapan tidak berjalan mulus. Hari pertama pemantauan, buaya sempat menampakkan diri dengan berjemur di atas batang kayu. Namun, saat petugas mencoba mendekat, reptil tersebut langsung menyelam dan menghilang. Hal serupa kembali terjadi di hari kedua, ketika jerat yang dipasang petugas tersangkut sehingga buaya kembali lolos.

Memasuki hari ke-10 pencarian, buaya kembali muncul di lokasi yang sama. Kali ini, petugas Disdamkar berhasil menjeratnya. Meski begitu, buaya tersebut sempat meronta dan memberikan perlawanan sengit, sehingga proses evakuasi berlangsung cukup menegangkan.

“Penangkapannya menggunakan sistem jerat. Karena bersentuhan langsung dengan sungai besar dan area yang cukup sempit, prosesnya lumayan menguras tenaga. Pergerakan buaya juga luar biasa,” jelas Slamet.

Setelah berhasil dikendalikan, buaya tersebut diangkat ke atas jembatan dan diikat guna mencegah upaya melarikan diri. Selanjutnya, buaya akan dibawa ke Posko 8 Disdamkar Kota Samarinda sambil menunggu koordinasi lebih lanjut dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA).

“Rencananya akan kami serahkan ke Teritip setelah ada komunikasi dengan BKSDA,” pungkasnya. (zul)
Editor: M Khaidir

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *