Samarinda, Busam.ID – Aksi massa yang dijadwalkan berlangsung Selasa, 21 April 2026 di kawasan Kantor Gubernur Kalimantan Timur diperkirakan akan memusatkan massa dalam jumlah besar. Kondisi tersebut dinilai berpotensi berdampak pada fasilitas publik di sekitar lokasi, seperti Teras Samarinda.
Wali Kota Samarinda, Andi Harun (AH), mengatakan pemkot tidak ingin berspekulasi, namun tetap mengantisipasi kemungkinan tersebut.
“Kami tidak akan berspekulasi terlalu jauh. Tapi kalau ada kerusakan kecil akibat memadatnya warga, itu konsekuensi yang harus kita atasi bersama,” ucapnya, Senin (20/4/2026).
Ia mengatakan, Pemkot akan melakukan perbaikan jika terjadi kerusakan pada sarana dan prasarana di sekitar lokasi aksi. Meski demikian, ia mengingatkan pentingnya menjaga fasilitas publik selama kegiatan berlangsung.
“Kami menghimbau agar kita sama-sama menjaga sarana prasarana publik yang ada di sekitar lokasi aksi,” tutupnya. (uca)
Editor: M Khaidir


