Lansia Kelaparan hingga Anak Tak Sekolah Masih Ditemukan di Samarinda

Busam ID
Rina Zainun. Foto by Uca/Busam.ID

Samarinda, Busam.ID – Menjelang peringatan Hari Kartini, masih ditemukan lansia yang hidup sendiri hingga kesulitan makan, serta anak-anak yang belum pernah bersekolah di Kota Samarinda.

Ketua Tim Reaksi Cepat Perlindungan Perempuan dan Anak (TRC PPA) Kaltim, Rina Zainun mengungkapkan kondisi tersebut ditemukan pihaknya saat melakukan pendataan di lapangan. “Ada lansia yang hidup sendiri tanpa keluarga, bahkan pernah kelaparan,” ujarnya, Senin (20/4/2026).

Selain itu, pihaknya juga menemukan keluarga dengan kondisi memprihatinkan, termasuk anak-anak yang belum pernah mengenyam pendidikan. Ia menyebut ada anak berusia 9 dan 13 tahun yang belum pernah bersekolah, tinggal di rumah dengan lantai tanah dan tanpa akses air bersih.

Menurut Rina, temuan ini menunjukkan persoalan sosial di Samarinda masih membutuhkan perhatian serius. Sebagai tindak lanjut, TRC PPA menyiapkan bantuan sembako untuk disalurkan kepada lansia dan keluarga rentan pada 21 April 2026.

“Biasanya tanggal 21 April kita mendatangi ibu-ibu lansia untuk diberikan bantuan sembako dan dukungan moral,” katanya.

Ia menegaskan, peringatan Hari Kartini seharusnya tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga menjadi momentum untuk melihat langsung kondisi masyarakat yang masih membutuhkan perhatian. “Jadi tidak hanya seremoni, tapi ada aksi nyata yang menyentuh langsung masyarakat,” tutupnya. (uca)
Editor: M Khaidir

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *