Kehadiran Ketua Kadin Kaltim Putri Amanda di Acara Musrenbang Curi Perhatian

Busam ID
Ketua Kadin Kaltim, Putri Amanda Nurrahmandani saat menghadiri Musrenbang di Kantor Gubernur Kaltim, Kamis (30/4/2026). Foto by Adpimprov Kaltim. Foto by Adpimprov Kaltim

Samarinda, Busam.ID – Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kaltim, Putri Amanda Nurrahmadani, turut menghadiri langsung Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Kaltim 2027 yang digelar di Kantor Gubernur Kaltim, Kamis (30/4/2026).

Kehadirannya cukup mencuri perhatian, pasalnya, Putri turut memberikan sejumlah masukan strategis kepada pemerintah daerah, terutama terkait arah pengembangan investasi dan dunia usaha di Kaltim. Ia menekankan pentingnya mendorong hilirisasi industri sebagai fokus utama pada 2027 mendatang.

Menurutnya, peningkatan kualitas sumber daya manusia serta layanan infrastruktur yang inklusif menjadi fondasi utama dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi yang berkualitas.

“Kadin Kaltim melihat ada tiga pilar utama yang harus kita kawal bersama, yaitu akselerasi transformasi ekonomi non-ekstraktif, optimalisasi bonus demografi dan ekonomi digital, serta penguatan peran Kaltim sebagai superhub ekonomi IKN dan ALKI II,” ujar Keponakan Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud.

Dia menjelaskan, berdasarkan data dalam dokumen perencanaan daerah, struktur ekonomi Kaltim saat ini masih sangat dipengaruhi oleh sektor pertambangan. Meski demikian, ia mencatat adanya penurunan tingkat kemiskinan hingga 5,17 persen pada 2025 yang harus dijaga dengan mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih berkualitas.

“Kita tidak boleh lagi hanya mengandalkan ekspor bahan mentah. Investasi di 2027 harus diarahkan pada industri pengolahan agar nilai tambah ekonomi benar-benar dirasakan oleh pelaku usaha lokal dan masyarakat di Kalimantan Timur,” tegasnya.

Selain itu, anak perempuan dari Anggota DPRD Kaltim Syahriah Mas’ud juga menyoroti pentingnya optimalisasi bonus demografi. Dengan rasio ketergantungan yang relatif rendah di angka sekitar 39 persen, Kaltim dinilai memiliki peluang besar untuk tumbuh melalui penguatan sektor ekonomi kreatif dan digital.

Namun, tantangan masih terlihat dari Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) yang berada di angka 58 persen. Untuk itu, Kadin Kaltim mendukung program dalam RKPD 2027 yang berfokus pada pengembangan ekonomi kreatif dan digital, termasuk ekosistem digital dan e-sports.

“Kami berharap pemerintah daerah memperkuat sarana vokasi agar tenaga kerja lokal kompetitif dan siap mengisi posisi strategis di berbagai sektor industri,” lanjutnya.

Lebih jauh, Putri juga menekankan pentingnya integrasi infrastruktur logistik melalui jalur ALKI II sebagai bagian dari peran strategis Kaltim dalam mendukung pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).

Ia berharap proyek-proyek infrastruktur dalam RKPD 2027, seperti pembangunan jalan dan pelabuhan, dapat membuka akses lebih luas bagi UMKM dan pengusaha daerah untuk masuk ke dalam rantai pasok nasional.

“Kelancaran distribusi logistik akan mampu menekan biaya operasional dunia usaha,” katanya.

Di akhir penyampaiannya, Putri menegaskan kesiapan dunia usaha untuk menjadi motor penggerak dalam pencapaian target pembangunan daerah.

“Kami membutuhkan iklim investasi yang kondusif, kepastian hukum, dan kemudahan perizinan yang terintegrasi. Kadin Kaltim siap berjalan beriringan dengan pemerintah provinsi untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat dan kedaulatan ekonomi daerah,” pungkasnya. (adit)
Editor: M Khaidir

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *