Samarinda, Busam.ID – Suasana duka menyelimuti kawasan Jalan Baru, Pelita 3, Kelurahan Sambutan, Kecamatan Sambutan, Senin (20/4/2026) malam. Keceriaan anak-anak yang berenang di sekitar danau berubah menjadi kepanikan, setelah seorang bocah berusia 9 tahun dilaporkan tenggelam.
Peristiwa bermula sekitar pukul 17.36 Wita, saat korban bersama sejumlah temannya berenang di danau yang diduga merupakan kawasan tampungan air (folder). Tanpa pengawasan orang dewasa, korban nekat berenang menggunakan pelampung seadanya.
Menurut keterangan TRC BPBD Kota Samarinda, Muhlidin, laporan kejadian baru diterima usai waktu maghrib. Saat tiba di lokasi, pihaknya langsung berkoordinasi dengan keluarga dan para saksi, termasuk teman-teman korban yang terakhir melihat kejadian.
“Korban memang berenang bersama teman-temannya. Dari keterangan saksi, korban sempat terlihat di sekitar lokasi sebelum akhirnya tenggelam. Ada sekitar 5 anak di lokasi, sebagian berenang, sebagian hanya menemani,” ujarnya.
Danau tersebut diketahui bukan area yang diperuntukkan untuk aktivitas warga. Namun, kondisi terbuka membuat anak-anak kerap menjadikannya lokasi bermain, tanpa menyadari potensi bahaya di dalamnya.
Proses pencarian berlangsung dramatis. Warga berbondong-bondong memadati pinggir danau, bahkan turut membantu penyisiran. 1 unit excavator juga dikerahkan untuk membuka jalur air dan menurunkan debit danau demi mempermudah pencarian.
Setelah lebih dari 1 jam pencarian, titik terang akhirnya muncul. Dedi Jumadi, relawan Hikmah Mandiri, menjadi orang pertama yang menemukan tubuh korban di dasar danau.
“Saya sempat menginjak sesuatu yang padat. Awalnya ragu, tapi setelah dipastikan, itu memang tubuh korban. Lokasinya di bagian yang tidak terlalu dangkal, tapi cukup dalam,” ungkapnya.
Tim SAR gabungan akhirnya mengevakuasi korban sekitar pukul 22.00 Wita. Munaji, anggota Pos SAR Samarinda, menyebutkan korban ditemukan sekitar 50 meter dari titik awal berenang.
“Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di dasar danau. Setelah dievakuasi, langsung dibawa menggunakan ambulans ke rumah duka,” jelasnya.(zul)
Editor: M Khaidir


