Samarinda, Busam.ID – Borneo FC harus puas meraih satu angka setelah ditahan imbang PSS Sleman, dalam lanjutan BRI Liga 1, Senin (12/12/2022) di Stadion Jatidiri Semarang.
Di babak pertama, Pelatih kepala Borneo FC Andre Gaspar lebih banyak memainkan pemain lapis kedua, di babak pertama pun kedua tim sama-sama minim peluang, sehingga skor 0-0 bertahan hingga turun minum.
Babak kedua, Coach Andre memasukan Stefano Lilipaly, Jonathan Bustos dan Matheus Pato, namun tetap saja belum mampu menjebol gawang PSS Sleman, sebenarnya Borneo FC bisa mencetak angka melalui Matheus Pato namun dianulir oleh hakim garis karena dianggap offside, sehingga skor imbang tanpa gol pun bertahan hingga akhir pertandingan.
Andre Gaspar menyampaikan kepada awak media usai pertandingan terkait gol yang dianulir.
“Kami sudah tahu pertandingan sulit untuk kami. Kenapa? Kita tidak punya banyak waktu untuk pemulihan, tapi pemain kami bermain bagus, mereka bermain maksimal. Kami ada peluang untuk memenangkan pertandingan dan mencetak gol, tapi wasit memberikan offside. Tapi, semua anak-anak kerja keras dan bermain seratus persen,” ucapnya
Ia pun menegaskan terpaksa melakukan rotasi di tengah jadwal yang padat ini.
“Di babak pertama kami tidak bisa cetak gol. Kami ada banyak rotasi karena semua pemain tidak bisa main di semua pertandingan. Saya harus melakukan rotasi. Dan di babak kedua Bustos dan Stefano masuk dan tim bisa main lebih baik. Tapi kami tidak bisa mendapatkan hasil maksimal tiga poin. Tapi kami akan fokus untuk pertandingan besok. Kami ada pertandingan keras besok. Kemudian juga ada Pato yang sudah bermain, tapi dia belum 100 persen. Tapi kami akan melihat situasi ke depan,” pungkasnya. (dit)
Editor: Redaksi BusamID








