Kedok Jukir, 3 Pria Bobol Jok Motor Parkir di GOR Segiri Samarinda

Busam ID
Kedua jukir pembobol jok motor diamankan oleh Polsek Samarinds Kota. (foto by humas Polresta Samarinda Kota)

SAMARINDA, Busam.ID — Modus kejahatan berkedok juru parkir (jukir) memakan korban di Kota Samarinda. Rekaman video amatir memperlihatkan aksi nekat 3 pria membobol jok sepeda motor di Jalan Harmonika, Kelurahan Sungai Pinang Luar, dan viral serta memicu keresahan publik di media sosial sejak, Minggu (8/11/2026) pagi.

Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 08.00 WITA, menyasar kendaraan milik warga yang tengah memarkirkan motornya untuk beraktivitas di area Gelanggang Olahraga (GOR) Segiri. Para pelaku sengaja memanfaatkan situasi lengang saat pemilik kendaraan meninggalkan motor mereka.

Merespons video viral yang meresahkan masyarakat tersebut, jajaran kepolisian langsung mengambil tindakan tegas. Tim gabungan yang terdiri dari BK Poletim URC Satreskrim Polresta Samarinda bersama jajaran Opsnal dan Unit Reskrim Polsek Samarinda Kota menerjunkan personel untuk menyisir keberadaan para pelaku.

Kapolsek Samarinda Kota, AKP Amiruddin, mengonfirmasi penangkapan tersebut saat memberikan keterangan resminya, Minggu (8/11/2026). “Begitu menerima informasi aksi pencurian tiga orang terhadap warga yang parkir di area GOR Segiri, tim gabungan langsung bergerak melakukan penyelidikan di lapangan,” ujar Amiruddin.

Dari perburuan tersebut, petugas berhasil mengamankan dua dari tiga terduga pelaku yang terekam jelas dalam video viral. Kedua pelaku yang telah berstatus tersangka tersebut masing-masing berinisial K dan D.

Sementara itu, 1 anggota komplotan lainnya yang berinisial A masih buron dan terus diburu oleh tim opsnal di lapangan.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, polisi menemukan fakta, para pelaku bukanlah pemain baru. K dan D diketahui merupakan bagian dari komplotan penjahat kambuhan (residivis) yang rutin melancarkan aksi pembobolan kendaraan dengan memanfaatkan penyamaran sebagai juru parkir.

“Hasil pendalaman awal menunjukkan bahwa mereka ini adalah komplotan. Mereka sudah kerap melakukan aksi serupa di tempat yang sama maupun beberapa lokasi lain di Samarinda dengan berpura-pura menjadi tukang parkir,” tegasnya.

Meski kedua pelaku berdalih hanya sempat mengambil uang tunai sebesar Rp2.500 dari jok korban, penyidik tidak lantas percaya pada pengakuan sepihak tersebut. Kepolisian terus mendalami potensi keterlibatan komplotan ini dalam serangkaian kasus kehilangan barang di area parkir publik lainnya.

Kedua pelaku telah dijebloskan ke sel tahanan Polsek Samarinda Kota, hingga Minggu sore, namun korban pemilik motor belum mendatangi kantor polisi untuk membuat laporan polisi (LP) secara resmi.

Pihak kepolisian mengimbau dengan sangat agar korban segera mendatangi Mapolsek Samarinda Kota untuk memberikan keterangan dan melengkapi berkas perkara agar para pelaku dapat dijerat hukum secara maksimal.

“Kami mengimbau kepada masyarakat yang merasa menjadi korban dalam kejadian tadi pagi untuk segera datang melapor. Laporan dari korban sangat penting untuk memperkuat proses hukum terhadap komplotan ini,” pungkas Amiruddin. (zul)
Editor: M Khaidir

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *