Mulai Hari Ini Sampai 5 April Siang Hari Tanpa Bayangan

BusamID
Ilustrasi. Foto : Istimewa

Samarinda, Busam.ID – Mulai hari ini Senin (21/02/22) sampai 5 April 2022 mendatang, pada siang hari di seluruh wilayah Indonesia akan mengalami fase beberapa saat terjadi keadaan hari tanpa bayangan. Hari Tanpa Bayangan adalah suatu hari bagi suatu tempat tertentu di mana manusia dan obyek lain yang berdiri tegak akan kehilangan bayang-bayangnya, manakala Matahari mencapai titik kulminasi atas (istiwa’) atau mengalami kondisi transit.

Akibatnya, bayangan akan jatuh tegak lurus karena bertumpu pada benda itu sendiri. Orang-orang membahasakannya menjadi bayangan yang hilang atau tanpa bayangan, lalu dikenal menjadi Hari Tanpa Bayangan (HTB).

Di wilayah Kaltim sendiri, terutama di Samarinda, Balikpapan dan daerah lainnya, akan mengalami hari tanpa bayangan di pertengahan Maret mendatang. Info lengkapnya sebagai berikut. Tanah Grogot HTB pada 16 Maret 2022 pukul 12.23.55 Wita, Balikpapan HTB 17 Maret 2022 pukul 12.20.51 Wita, Samarinda 19 Maret 2022 pukul 12.19.16 Wita, Tanjung Redeb 26 Maret 2022 pukul 12.15.47 Wita, Tanjung Selor 28 Maret 2022 pukul 12.15.41 Wita, Tarakan 29 Maret 2022 pukul 12.14.29 Wita, Malinau 30 Maret 2022 pukul 12.18.03 Wita, Nunukan 31 Maret 2022 pukul 12. 15.03 Wita.

Matahari akan berada di atas Indonesia ketika tengah hari pada pekan keempat bulan Februari hingga pekan pertama bulan April. Hari tanpa bayangan bisa terjadi, karena nilai deklinasi Matahari bervariasi antara -11 derajat hingga +6 derajat sejak pekan keempat bulan Februari hingga pekan pertama bulan April.

Karena nilai deklinasi Matahari sama dengan lintang geografis wilayah Indonesia, maka Matahari akan berada tepat di atas kepala saat tengah hari. Saat itu terjadi, tidak ada bayangan yang terbentuk oleh benda tegak tidak berongga pada tengah hari, sehingga fenomena ini disebut sebagai Hari Tanpa Bayangan Matahari.

HTB terjadi dua kali setahun untuk kota-kota yang terletak di antara Garis Balik Utara dan Garis Balik Selatan. Sementara, untuk kota-kota yang terletak tepat di Garis Balik Utara dan Garis Balik Selatan akan mengalami Hari Tanpa Bayangan hanya sekali setahun. Di luar wilayah tersebut, Matahari tidak akan berada di atas kepala kita ketika tengah hari sepanjang tahun.

Bagaimana cara cek HTB itu di daerah anda, berikut cara yang disampaikan ahli. Siapkan benda tegak seperti tongkat atau spidol atau benda lain yang dapat diposisikan berdiri. Letakkan benda tersebut di permukaan yang rata. Amati bayangan pada waktu yang sudah ditentukan. Abadikan fenomena tersebut melalui potret maupun video. Jika cuaca berawan, dapat disaksikan paling cepat lima menit sebelum atau paling lambat lima menit setelah waktu yang ditentukan. Mengapa lima menit, dikarenakan di luar rentang waktu lima menit, bayangan matahari sudah muncul kembali. Saat sinar Matahari datang tegak lurus ke permukaan bumi, tidak akan memengaruhi kenaikan suhu di permukaan planet yang kita tinggali ini. (sbr ist/an)

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *