Penyalahgunaan OOT Jadi Pintu Awal Penggunaan Narkoba

Busam ID
Bambang Styawan. Foto by Uca/Busam.ID

Samarinda, Busam.ID – Penyalahgunaan obat-obatan tertentu (OOT) disebut menjadi pintu awal seseorang terjerumus ke penggunaan narkotika dengan tingkat lebih berat. Temuan itu terlihat dari sejumlah kasus yang ditangani Balai Rehabilitasi Narkotika Tanah Merah (Bareta) Samarinda.

Kepala Bareta Samarinda, Bambang Styawan, mengatakan, terdapat 7 jenis OOT yang masuk dalam pengawasan, mulai dari tramadol, triheksifenidil, amitriptilin, klorpromazin, haloperidol, dextromethorphan hingga ketamin.

“Nah, kita melihat di lapangan di balai rehab itu perjalanan mereka menjadi pecandu biasanya diawali dari penyalahgunaan obat-obatan tertentu,” terangnya, Rabu (20/5/2026).

Ia menyebut pola penggunaan zat pada sejumlah pengguna yang direhabilitasi umumnya meningkat secara bertahap dari zat yang dianggap ringan hingga narkotika dengan tingkat lebih berat.

“Ada yang awalnya dari inhaler, kemudian naik ke obat-obatan tertentu dan berakhir mencoba metamfetamin atau sabu,” ujarnya.

Menurutnya, faktor lingkungan pertemanan masih menjadi penyebab terbesar seseorang mulai mencoba zat-zat tersebut. Informasi penggunaan bahkan banyak diperoleh dari sesama teman. “Paling besar itu dari teman, dari lingkungan pertemanan,” tuturnya. (uca)
Editor: M Khaidir

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *