BBPOM Samarinda Gandeng Lintas Sektor Cegah Penyalahgunaan OOT

Busam ID
Kegiatan Aksi Nasional Pencegahan Penyalahgunaan OOT di Samarinda. Foto by Uca/Busam.ID

Samarinda, Busam.ID – Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Samarinda menggandeng sejumlah pemangku kepentingan untuk memperkuat pencegahan penyalahgunaan Obat-Obat Tertentu (OOT) di Kaltim melalui kegiatan Aksi Nasional Pencegahan Penyalahgunaan OOT dan Peran Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dalam Pengawasan, Selasa (19/5/2026).

Kegiatan yang digelar di Aula Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Samarinda itu menghadirkan berbagai unsur mulai dari aparat penegak hukum, pemerintah daerah, tenaga kesehatan, akademisi, pelajar, komunitas masyarakat hingga media massa.

Kepala BBPOM Samarinda, Agung Kurniawan, mengatakan kolaborasi lintas sektor diperlukan untuk mengoptimalkan upaya pencegahan penyalahgunaan obat-obatan tertentu yang dinilai memerlukan keterlibatan banyak pihak.

“Ini adalah aksi nasional untuk memperkuat dan mengoptimalkan potensi dari seluruh stakeholder yang ada. Kami berharap ada komitmen bersama sesuai tugas, fungsi, dan kewenangan masing-masing,” ucap Agung.
Dalam kegiatan tersebut, BBPOM Samarinda juga melibatkan Kantor Pelayanan

Perbendaharaan Negara (KPPN) Samarinda untuk memberikan pemahaman mengenai dukungan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) terhadap pengawasan obat dan makanan.

Menurut Agung, pemahaman mengenai dukungan negara dalam sektor pengawasan perlu diketahui masyarakat sebagai bagian dari upaya perlindungan kesehatan.
“Melalui kolaborasi ini kita ingin masyarakat semakin sadar, semakin paham, dan mampu melindungi dirinya sendiri. Kegiatan seperti ini tidak berhenti sampai di sini karena upaya pencegahan harus dilakukan secara terus dan berkelanjutan,” tutupnya. (uca)
Editor: M Khaidir

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *