Samarinda, Busam.ID – Larangan pelajar menggunakan kendaraan ke sekolah belum dibarengi penyediaan transportasi khusus di Samarinda. Rencana pengadaan bus sekolah disebut masih menunggu kemampuan anggaran daerah dan hasil kajian teknis.
Wali Kota Samarinda, Andi Harun (AH), mengatakan pengadaan bus sekolah sebenarnya masuk dalam rencana tahun ini. Namun kebijakan efisiensi anggaran membuat realisasinya belum bisa dilakukan.
“Sebetulnya tahun ini ada rencana. Cuma karena efisiensi, mode pemerintah sekarang ini bertahan,” ucapnya, Senin (18/5/2026).
Ia menjelaskan, hasil kajian juga menunjukkan tidak semua jenis bus sesuai dengan kondisi jalan di Samarinda. Lebar jalan, titik putaran, hingga akses di sejumlah kawasan dinilai menjadi pertimbangan teknis.
Menurutnya, penyediaan layanan transportasi pelajar tidak hanya sebatas pengadaan armada, tetapi juga harus dibarengi tata kelola yang tepat agar berjalan efektif.
AH juga mendorong pelaku usaha transportasi untuk mulai berinvestasi pada angkutan umum berbasis listrik sebagai alternatif layanan transportasi di Samarinda. “Kita tentu akan sampai ke sana, intinya menunggu kondisi anggaran semakin membaik,” tutupnya. (uca)
Editor: M Khaidir


