Samarinda, Busam.ID – Momen Hari Raya Idul Adha menjadi berkah tersendiri bagi pedagang bumbu di Pasar Segiri Samarinda. Tingginya kebutuhan masyarakat untuk mengolah daging kurban membuat penjualan bumbu masakan melonjak drastis hingga 3 kali lipat dibanding hari biasa.
Seorang pedagang bumbu di Pasar Segiri, Yuli, mengaku omzet dagangannya menembus lebih dari Rp2 juta per hari. “Kalau lagi ramai-ramainya kemarin Rp2 juta lebih per hari,” ujar Yuli, Kamis (28/5/2026).
Pedagang yang telah berjualan sekitar 10 tahun di Pasar Segiri itu mengatakan, lonjakan pembeli mulai terasa sejak 2 hari sebelum Idul Adha. Warga ramai membeli bumbu untuk mengolah daging kurban menjadi berbagai menu khas seperti rawon dan rendang.
“Kalau mau Idul Adha yang paling banyak dicari itu bumbu rawon sama rendang,” katanya.
Menurut Yuli, jumlah pembeli yang biasanya normal meningkat tajam menjelang hari raya. Bahkan, pembeli bisa mencapai puluhan orang dalam sehari saat mendekati Idul Adha.“Kalau pas ramai bisa puluhan orang beli,” ucapnya.
Di lapaknya, Yuli menjual racikan bumbu yang terdiri dari 10 jenis bahan, mulai dari lombok kering halus, bawang merah, bawang putih, kunyit, lengkuas hingga berbagai rempah lainnya. Bumbu tersebut dijual mulai Rp5 ribu per bungkus.
“Kalau lombok lagi mahal ya isiannya dikurangi. Jadi menyesuaikan harga barang juga,” tuturnya. (uca)
Editor: M Khaidir


