Global  

Intensitas Hujan Tinggi, Samarinda Waspada Longsor

BusamID
Longsor di Samarinda. Foto: Ist

Samarinda, BusamTV – Intensitas hujan yang mengguyur kota Samarinda selama sepekan terakhir ini bisa terbilang sangat tinggi. Bahkan diketahui beberapa wilayah di Samarinda mendapatkan dampak banjir hingga longsor.

Seperti salah satunya terjadi di Jalan Biawan, Gang 15B, RT 38, Kelurahan Sidomulyo, Kecamatan Samarinda Ilir yang menyebabkan dua rumah ambruk, satu rumah ibadah dan tiga rumah lainnya terancam ambruk lantaran tidak tertopang tanah lagi.

Salah seorang warga korban longsor bernama Azis (37) menceritakan bahwa sejak Selasa,14 September 2021 sebelumnya dinding rumahnya sudah mengalami keretakan, namun tidak mengetahui bahwa akan terjadi longsor.

“Retaknya sekitar satu centimeter, kita tambal, eh malah kemarin pagi (pukul 10.30 Wita) longsor,” ucapnya saat dikonfirmasi, Kamis (16/9/2021).

Selain itu, Ketua RT 38 Sri Lestari menjelaskan, jika kejadian tersebut merupakan kali pertama terjadi di kawasan tersebut. Untungnya, sebelum terjadinya longsor susulan, warga setempat sudah diminta mengungsi ke tempat yang aman.

“Karena cuaca belum bisa diprediksi. Longsoran juga sudah mengenai rumah warga di RT 06,” ungkap Sri.

Selain itu, Lurah Sidomulyo Feny Andriyani menguraikan, bahwa musibah longsor yang terjadi sudah dilaporkan ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Samarinda, dan untuk warga setempat sudah diminta untuk mengungsi sementara ke tempat yang aman.

“Sudah koordinasi dengan Ketua BPBD. Katanya sudah didata, semoga segera ada tindak lanjut,” beber Feny.

Dirinya juga menyampaikan, untuk mengantisipasi terjadi longsor susulan, ia juga meminta kepada RT setempat untuk mengaktifkan kembali Pos Ronda.

“Jadi bisa sigap kalau ada apa-apa. Apalagi kita lihat sekarang hujan kan sering terjadinya malam saat warga terlelap,” paparnya.

Kepala Plt BPBD Samarinda, Hambali mengatakan, bahwa laporan longsor tersebut sudah diterimanya, dan akan diteruskan kepada Dinas Permukiman dan Perumahan Rakyat (PUPR) Samarinda.

“Samarinda waspada longsor. Laporannya dari Pemkot. Biasanya instansi terkait, seperti PUPR akan langsung melakukan penanganan,” sebutnya.

“Yang penting akses jalannya ada. Kalau enggak ada kita sulit juga. Sehingga biasanya masyarakat sekitar menangani secara manual, dan kalau memungkinkan personel kita bisa diturunkan,” pungkasnya.(*)(Vicky/Tw)

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *