Samarinda, Busam.ID – Ketua DPRD Kota Samarinda sekaligus Ketua DPC Partai Gerindra Samarinda, Helmi Abdullah, mengaku mendapat dorongan dari kader partai untuk maju sebagai bakal calon Wali Kota Samarinda pada pemilihan kepala daerah mendatang.
Dorongan tersebut, kata Helmi, muncul secara spontan saat Partai Gerindra menggelar konsolidasi organisasi hingga tingkat kecamatan dan kelurahan.
“Awalnya kami mengadakan konsolidasi cabang dan penyerahan SK kepengurusan di tingkat kecamatan hingga kelurahan. Dalam diskusi itu, tiba-tiba muncul aspirasi dari teman-teman yang mendorong saya untuk maju sebagai bakal calon wali kota,” ujar Helmi.
Meski demikian, Helmi menilai pembahasan mengenai Pilwali masih terlalu dini mengingat pelaksanaannya masih cukup lama. Namun, ia menghargai aspirasi kader yang menginginkan sosialisasi dilakukan sejak sekarang.
“Menurut saya memang masih terlalu dini karena waktunya masih panjang. Tetapi teman-teman berpendapat kalau nama saya hanya muncul di pemberitaan tanpa ada deklarasi atau sosialisasi, gaungnya tidak akan terlalu luas,” katanya.
Ia menjelaskan, langkah sosialisasi tersebut juga akan dibarengi dengan agenda memperkuat infrastruktur Partai Gerindra hingga ke tingkat rukun tetangga (RT).
Menurutnya, partai masih memiliki pekerjaan rumah untuk menyempurnakan kepengurusan di tingkat akar rumput. Karena itu, kegiatan turun ke masyarakat akan dimanfaatkan sekaligus untuk memperkuat organisasi dan menyerap aspirasi warga.
“Kami masih punya PR membenahi infrastruktur partai sampai tingkat RT. Jadi sekalian turun ke bawah, membenahi kepengurusan, bersosialisasi dengan masyarakat, sekaligus memperkenalkan figur Ketua DPC sebagai bakal calon wali kota,” ungkapnya.
Helmi mengatakan kader menilai dirinya memiliki pengalaman yang cukup dalam pemerintahan dan legislatif. Ia telah tiga periode menjadi anggota DPRD Kota Samarinda, dua periode menjabat Wakil Ketua DPRD, dan kini dipercaya sebagai Ketua DPRD Kota Samarinda.
“Teman-teman menganggap pengalaman itu menjadi modal. Saya tentu berterima kasih atas dukungan tersebut dan saya amini. Yang paling penting sekarang adalah bekerja, turun ke masyarakat, menyerap aspirasi, dan membantu warga yang membutuhkan,” tuturnya.
Ia berharap kerja nyata yang dilakukan bersama Partai Gerindra dapat menjadi penilaian positif masyarakat apabila nantinya dilakukan survei elektabilitas bakal calon wali kota.
“Mudah-mudahan ketika nanti ada lembaga survei yang melakukan survei, nama saya juga muncul sebagai salah satu bakal calon wali kota,” katanya.
Terkait komunikasi dengan struktur Partai Gerindra, Helmi mengungkapkan pihaknya telah melaporkan rencana sosialisasi tersebut kepada Ketua DPD Partai Gerindra Kaltim, Seno Aji, serta berkoordinasi dengan jajaran DPP melalui Budi Satrio Djiwandono.
“Saya sudah meminta izin kepada Pak Seno bersama sekretaris DPC. Kepada DPP juga melalui perwakilan Pak Budi Satrio Djiwandono saya sampaikan bahwa kami ingin melakukan sosialisasi. Alhamdulillah, arahan beliau sederhana, yaitu bekerja di lapangan. Kalau ingin dikenal masyarakat, ya harus turun langsung, bekerja, bersosialisasi, dan mengabdi, khususnya melalui Partai Gerindra,” pungkasnya. (adit)
Editor: M Khaidir


