Global  

Antisipasi Terjadi Kebakaran di Dalam Lapas, Jajaran Lapas Narkotika Samarinda Gelar Simulasi Kebakaran

BusamID
Antisipasi Terjadi Kebakaran di Dalam Lapas, Jajaran Lapas Narkotika Samarinda Gelar Simulasi Kebakaran. Foto: Ist

Samarinda, Busamtv – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Samarinda bekerja sama dengan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) gelar kegiatan simulasi kebakaran, pada Kamis (16/9/2021).

Kalapas Narkotika Samarinda Mokhamad Iksan, mengatakan jika kegiatan kali ini merupakan antisipasi awal apabila terjadi kebakaran di Lapas Narkotika Samarinda, mengingat kejadian kebakaran yang menimbulkan korban sebanyak 48 orang di Lapas Kelas I Tangerang beberapa hari lalu.

“Simulasi ini kerja sama antara Lapas Narkotika dan Damkar Samarinda. Jadi ketika ada api, petugas dapat mengetahui cara memadamkan api itu,” ucapnya.

Menurutnya, kegiatan seperti ini sangatlah penting untuk diketahui para petugas penjaga tahanan, agar ketika terjadi kebakaran pihak Lapas dapat segera menanganinya.

“Jadi apabila terjadi kebakaran, jajaran bisa memadamkan api. Tidak hanya memadamkan api saja, kita juga ada SOP memadamkan api itu seperti apa,” ungkapnya.

Antisipasi Terjadi Kebakaran di Dalam Lapas, Jajaran Lapas Narkotika Samarinda Gelar Simulasi Kebakaran. Foto: Ist

Dirinya menyebutkan, simulasi kali ini bertujuan sebagai ilmu pengetahuan dalam mengendalikan api sehingga jika terjadi kebakaran besar ada penanganan awal dari jajaran Lapas Narkotika Samarinda. Sehingga pihaknya sangat antusias melakukan simulasi tersebut.

“Paling tidak ketika ada kebakaran, penanganan pertama bisa kita lakukan. Lalu untuk pelatihan evakuasi warga binaan pemasyarakatan (WBP) juga pasti ada tentunya sesuai dengan SOP,” sebutnya.

Saat ini, ada 10 apar yang diletakkan di 10 titik Lapas Narkotika. Namun, Iksan akan menambah jumlah apar menjadi 15 sesuai instruksi petugas Damkar.

“Tadi disampaikan petugas Damkar itu kalau bisa ditambah jadi 15 apar. Usulan ini akan kita penuhi, mudah-mudahan besok sudah terpenuhi semua apar sesuai yang disampaikan. Untuk sementara, kita hanya memiliki apar untuk memadamkan api. Kan yang penting mereka tahu teknik pemadaman, apar banyak percuma kalau tidak tahu tekniknya,” paprnya.

Dalam kesempatan itu, Iksan sangat berharap kejadian di Lapas Kelas I Tangerang bisa menjadi pembelajaran untuk Lapas Narkotika Samarinda.

“Di sini juga sudah dicek gardu PLNnya, sudah memenuhi syarat dan standar. Semoga kejadian seperti itu tidak pernah terjadi lagi,” pungkasnya.(*)(Vicky/Tw)

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *