Samarinda, Busam.ID – Simpang siur jumlah korban laka lantas di lampu merah turunan Rapak Balikpapan yang terjadi Jumat (21/01/22), ternyata bertambah 14 orang dari yang diberitakan media ini sebelumnya 21 orang. Dari jumlah tersebut, korban tewas di tempat akibat terlindas tronton penabrak berjumlah 4 orang, korban luka berat 4 orang dan 27 orang lainnya luka ringan.
Peristiwa laka lantas memilukan di turunan Rapak yang terjadi Jumat (21/01/22) sekitar pukul 06.15 wita itu, diawali kedatangan sebuah tronton bermuatan kontainer 20 feet yang berisi kapur penjernih air. Tronton yang dikemudikan M Ali (48) warga Jl Telaga Sari Balikpapan itu, dari arah kilo meluncur cepat ke turunan tanpa bisa dikendalikan lalu melindas dan menabrak para pengendara di depannya yang tengah mengantri lampu merah. Dari data yang dihimpun media ini di lapangan selain korban jiwa dan luka-luka, jumlah kendaraan yang dilibas tronton bernopol KT 8534 AJ itu tercatat 6 mobil dan 14 sepedamotor.
“Aparat konsentrasi dalam evakuasi korban terlebih dahulu, sehingga monitor jumlah korban menyusul. Terakhir jumlah korban meninggal 4 orang, korban luka berat 4 orang dan luka ringan sampai 27 orang,” papar Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol Yusuf Sutejo.
Poros kilo muara Rapak yang dinamai Jl Sukarno Hatta itu, sering terjadi laka lantas yang memicu korban jiwa. Kecelakaan terparah terjadi dalam peristiwa Jumat (21/01/22) pagi tadi. Baik dari jumlah korban jiwa maupun jumlah kendaraan. Alhasil warga Balikpapan menjuluki poros kilo Muara Rapak sebagai kawasan angker lantaran sering terjadi kecelakaan.
“Tahun 2021 saja lebih dari sekali laka lantas yang terjadi di situ. Ini baru awal tahun 2022, sudah mengerikan begini peristiwanya,” ucap Fatimah, salah seorang warga yang sempat menyaksikan peristiwa itu di lapangan.
Warga berharap, para pemangku kebijakan dapat mencari solusi dari peristiwa laka lantas agar tidak terulang di kemudian hari. (an)








